Karawang, Duta Priangan – Tak ingin insiden serupa terjadi di wilayahnya, Bupati Karawang, Aep Saepulloh mengusulkan pembangunan underpass di enam titik perlintasan kereta api di wilayahnya.
Aep menyebut, pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah perlintasan rawan yang membutuhkan penanganan serius, yakni di kawasan Tanjungpura, Tuparev, Johar, Kosambi, Pancawati, dan Cikampek.
Ia berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dapat turun tangan melakukan intervensi, sejalan dengan arahan Presiden terkait peningkatan keselamatan transportasi.
“Saya sudah meminta Dinas PUPR Karawang menyusun daftar prioritas perlintasan yang akan diusulkan, termasuk skema pembiayaannya,” kata Aep di Karawang Barat pada Jumat (01/05/2026).
Aep menerangkan, seluruh titik tetap akan diajukan ke pemerintah pusat agar dapat segera direalisasikan. Meski demikian dari enam titik tersebut, perlintasan di ruas Tuparev hingga Kosambi menjadi prioritas utama penanganan.
“Dua titik kami usahakan pakai APBD Karawang karena prioritas juga,” terang Aep.
Aep juga menegaskan pilihannya pada pembangunan underpass dibandingkan flyover. Selain dinilai lebih hemat biaya, underpass dianggap memiliki dampak visual yang lebih minimal terhadap kawasan sekitar.
“Yang penting adalah keselamatan masyarakat. Kita ingin ada solusi nyata agar perlintasan ini tidak lagi membahayakan,” katanya.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif untuk menekan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan transportasi kereta api di Karawang.
“Kami pun sudah minta ke Dishub data perlintasan tanpa palang pintu yang kecil-kecil biasa dilintasi speda motor,” jelas Aep. (JS)






