Karawang, Duta Priangan – Menanggapi gangguan sistem dan pemadaman listrik yang terjadi secara serentak di berbagai wilayah, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh belum lama ini menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Manajer PLN Karawang. Mengingat Karawang merupakan kota industri dan pusat perkantoran, Bupati meminta agar sektor pelayanan publik tidak dikorbankan.
Dalam keterangannya, Bupati menyampaikan bahwa koordinasi dengan pihak PLN berjalan dengan baik. Pihak PLN menjelaskan bahwa gangguan ini terjadi dalam skala nasional. Meski demikian, Bupati meminta adanya skala prioritas, terutama untuk sektor kesehatan.
“Skala prioritas itu masalah kesehatan. Pokoknya rumah sakit tidak boleh (padam), harus betul-betul dijaga. Khawatir kalau rumah sakit. Saya bilang, saya punya tiga rumah sakit, kalau bisa rumah sakit yang ada di Karawang
betul-betul dijaga,” ujar Bupati.
Selain rumah sakit, Bupati juga menyoroti dampak pemadaman terhadap pelayanan publik lainnya seperti Puskesmas dan PDAM. Menurutnya, pemadaman yang berdampak pada distribusi air bersih sangat mengganggu aktivitas harian masyarakat, sehingga pengaturan waktu pemadaman harus diperhitungkan dengan matang. (JS)






