“Intensitas Hujan Tinggi Menjadi Pemicu”
Ciamis, Duta Priangan – Hujan deras yang mengakibatkan debit air tinggi, Sabtu dini hari (06/05/2023) nampaknya membuat erosi kontruksi jembatan yang berada melintang di Jalan Raya Kertahayu – Pamarican, tepatnya di Dusun Cisaar, RT/RW 007-A/002, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, hingga bagian salah satu sisinya amblas.
Dampaknya, Pelat Beton Jembatan Permanen sepanjang sekitar 6 meter dengan lebar sekira 3 meter, jebol dan amblas, dihantam derasnya air sungai.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pangkal jembatan jebol, dan ambrol sekitar 2 meter. Selain itu, penahan bagian bawah jembatan pun runtuh, menyisakan lobang menganga.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepala UPTD PUPR Wilayah Pamarican, Apis Indrajaya, mengungkapkan pihaknya mendapatkan laporan dari warga masyarakat bahwa kejadian amblasnya jembatan tersebut terjadi sekitar pukul 3 dini hari tadi.
Lanjut Apis, sebagai langkah antisipasi dan penanganan yang dilakukan dilapangan yaitu dengan memasang Police Line, dan rambu-rambu lalulintas.
Apis, juga menghimbau kepada para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi jembatan tersebut, dari arah Banjarsari – Pamarican jembatan yang amblas berada di tepi kiri.
“Terutama bagi Kendaraan Roda Empat, Roda Enam, dan lain – lain, harus berhati-hati. Dan bagi kendaraan dengan tonase besar sebaiknya tidak melintasi jembatan tersebut karena dikhawatirkan jembatan akan mengalami amblas lebih lebih luas lagi.” pungkas Apis. (Revan)







