“Dihadapan Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Audens Khawatirkan Kehadiran Sekolah Maung”
Tasikmlaya, Duta Priangan – Forum Silaturahmi Selasar Mesjid Agung (FOSSMA) Kota Tasikmalaya, kembali sambangi Rumah Rakyat Kota Tasikmalaya. Aktivis yang terdiri dari pakar pendidikan, alim ulama, advokat, KPAI, hingga elemen masyarakat peduli pendidikan Kota Tasikmalaya yang digawangi Mister Dadang AP (Sapaan akrab Drs. Dadang Abdul Fatah, M.M-red) ini membedah berbagai persoalan peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kota Tasikmalaya jelang Tahun Ajaran 2026/2027.

Adapun tuntutan yang disodorkan dihadapan forum audens bersama pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah XII Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, serta pihak Kementerian Agama Kota Tasikmalaya yang difasilitasi Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya ini antaralain ‘Selamatkan Sekolah Swasta dengan Menolak Rombel Liar, Pastikan SPMB bersih, transparan dan akuntabel, Kuatkan pembinaan akhlak siswa, tingkatkan insentif guru honorer & DKM serta mendorong bangkitnya kembali Dewan Pendidikan Kota Tasikmalaya yang dipandang audens sejauh ini pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya apriori atas eksistensinya yang mati sejak belasan tahun silam, dan tak kalah pentingnya peserta audens pun mempertanyakan klasifikasi sekolah yang diluncurkan KDM (Gubernur Jawa Barat-red) dengan tagline Sekolah Maung (Sekolah Manusia Unggul) yang dikhawatirkan nantinya akan kembali menciptakan kastanisasi pendidikan. Demikian hal itu diutarakan oleh para pembicara dari pihak peserta audens FOSSMA Kota Tasikmalaya setelahnya forum audens tersebut dibuka resmi oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, H. Undang Syafrudin S, M.Pd di Ruang Bamus DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (18/05/2026).

Sebagai fasilitator, Ketua Komisi IV yang memimpin sidang dengan pertimbangan waktu bahwa pihaknya bersama mitra kerjanya pada kesempatan itu hanya berkesempatan menyerap aspirasi yang disampaikan para audens yang nantinya akan dijawab oleh pihak mitra kerja dalam hal ini baik Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah XII Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Kemenag Kota Tasikmalaya sekaligus menyikapi perwujudan MoU yang diminta pihak audens, ada pun waktunya nanti pihak DPRD dalam hal ini Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya secara khusus akan mengundang pihak FOSSMA Kota Tasikmalaya. (AA)








Sekolah Manusia Unggul, namanya keren, tujuannya jelas. KDM bukan asal asalan menggagas Sekolah Maung. Dengan catatan efetivitas dan efisiensi pengelolaan harus transparan tepat sasaran, berkomitmen tinggi mewujudkan manusia unggul. Masyarakat harus mengawal bukan hanya jadi penonton yang menyoraki.