Tasikmalaya, Duta Priangan – H. Cecep Susilawan, S.Pd., M.M dengan NPA-PGRI Nomor: 32780303258 saat diwawancarai secara eksklusif mengatakan tegas bahwa memang dirinya siap merebut posisi F1 (Ketua) PGRI Kota Tasikmalaya pada Konferensi PGRI Kota Tasikmalaya Peride 2025-2030.

H. Cecep sejatinya adalah pendidik (Guru) yang telah mampu meraih segudang prestasi dan mengantongi sejumlah tanda jasa dan penghargaan baik tingkat kota, provinsi maupun tingkat nasional. Berangkat dari Guru Berprestasi, Kepala Sekolah Berprestasi, Peraih Sekolah Sehat, Sekolah Adiwiyata, dan sebagainya.
Lalu beranjak ke struktural di Pemerintah Kota Tasikmalaya pada Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, kini selaku Kepala Bidang (Kabid) PGTK. Sedangkan jenjang karir dalam organisasi perjuangan guru (PGRI-red), H., Cecep berangkat dari Ketua Ranting PGRI SMPN Kota Tasikmalaya (2010-2014); Penanggungjawab/Penasihat Ranting PGRI SMPN 11 (2015), Wakil Ketua Cabang PGRI Kecamatan Cibeureum (2015-2020), Ketua PC PGRI Kecamatan Tawang (2020-2025), dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan PGRI Kota Tasikmalaya (2024-2025).
Dalam. bincang khusus kala itu, ini pendapat Kandidat Calon F1 H. Cecep Susilawan, S.Pd., M.M, “Perhelatan Konferensi PGRI Kota Tasikmalaya, merupakan siklus kegiatan 5 tahunan, yang tidak hanya dijadikan media tangga dan ancang-ancang lompatan dari obsesi karir perseorangan. Konferensi kota PGRI tidak hanya bicara tentang organigram semata, melainkan tesis dan mozaik indah yang akan menjadi potret ukuran besar untuk menggambarkan kedewasaan dan kematangan demokrasi guru sebagai masyarakat cendikia dan intelek. Konferensi kota menjadi wahana partisipasi guru yang memiliki harapan untuk organisasi profesi yang semakin berkemajuan. Rekam jejak yang mengedepankan nurani, kepedulian, keberpihakan, integritas yang posisinya sejajar dan berdampingan dengan guru, akan menjadi pilihan rasional bukan emosional,” papar H. Cecep.
Masih dikatakan H. Cecep yang juga selaku Kabid PGTK pada Dinas Pendidikan Kota Tasikimalaya, “Tahapan pemilihan itu hanya bagian dari ikhtiar, sesungguhnya orang-orang yang akan menjadi pengurus PGRI periode 2025-2030, semua sudah ada dalam genggaman Allah SWT. Jauh lebih penting tugas kita untuk terus merawat serta menjaga kebersamaan, kekeluargaan dan keharmonisan pasca pelaksanaan konferensi kota,” ujarnya.
Sebagai Bakal Calon F1 pada Konferensi PGRI Kota Tasikmalaya yang tidak lama lagi digelar (Menjelang-red) , bagi Guru di Kota Tasikmalaya Kanghaji Cecep (Sapaan Akrabnya-red) menyuguhkan visi/misi: “Terwujudnya PGRI Kota Tasikmalaya Sebagai Organisasi Profesi Yang Terpercaya, Profesional, Dinamis Bermartabat, Sejahtera Dan Terlindungi,”
Diuraikannya: Terpercaya, PGRI Dapat Diandalkan, Dapat Diyakini dan Layak Dipercaya untuk Mewujudkan organisasi profesi yang dipercaya oleh anggota; Membangun budaya kolaborasi, mitra sinergi dalam pengelolaan pendidikan dengan Pemerintah Kota, Dinas Pendidikan dan Kantor Cabang Dinas; Menyampaikan informasi perkembangan aset kepemilikan PGRI pada seluruh anggota; Menyampaikan informasi yang akuntabel tentang pengelolaan keuangan pada seluruh anggota; Menyampaikan informasi Hibah, CSR dan bentuk-bentuk bantuan lainnya yang tidak mengikat pada seluruh anggota; Menyampaikan informasi laporan dari berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan.
Profesional, PGRI Harus Memiliki Seni Memimpin, Sikap Kerja Yang Baik Dalam Menjalankan Tugas. Hal dimaksud, Melaksanakan Seminar, Lokakarya, Diklat dan Workshop untuk peningkatan kompetensi Guru dalam pembelajaran dan menejerial kepemimpinan sekolah tanpa membebani anggota; Berperan aktif mensosialisasikan regulasi-regulasi pendidikan yang baru; Mendorong semangat Guru membaca regulasi pendidikan dan pembelajaran; Meningkatkan keberanian Guru dalam berargumentasi berlandaskan kesesuaian pada regulasi yang berlaku.
Dinamis, PGRI Penuh Semangat, Adaftif Pada Perubahan Dan Mudah Menyesuaikan Diri. Dimaksud H Cecep adalah, Mewujudkan kepengurusan PGRI yang kolaboratif dengan adanya kesetaraan gender dan keterwakilan dari jenjang satuan pendidikan; Mendorong terbentuknya Dewan Pendidikan Kota Tasikmalaya; Berperaan aktif dalam terwujudnya Perda Pendidikan; Mendorong pengangkatan ASN Guru dan Tendik (Tenaga Kependidikan-red) sesuai kebijakan pemerintah kota; Mendorong pengangkatan ASN P3K Guru-Tendik Paruh waktu sesuai kebijakan pemerintah kota; Melaksanakan pengabdian pada masyarakat; Membangun ekosistem jejaring PGRI dengan Forkopimda Kota dan Provinsi, Pemerintah Pusat, SKPD, Dunia Usaha/Industri, Perbankan, BAZNAS, Kwarcab dan pihak-pihak lainnya yang tidak mengikat.
Bermartabat, PGRI Memiliki Martabat, Kehormatana atau Derajat Kemanusiaan Yang Tinggi. Yakni, Memberikan penghormatan dan penghargaan kepada Guru berprestasi dan berdedikasi; Memberikan penghormatan dan penghargaan kepada Guru yang purna tugas, meninggal dunia; Memberikan penghormatan dan penghargaan kepada Kepala Sekolah yang sudah selesai masa periodesasinya.
Sejahtera, PGRI Berupaya Mensejahterakan Anggotanya. Dengan, Mengkomunikasikan kenaikan insentif Guru kepada pemerintah daerah; Mengkomunikasikan kenaikan gaji berkala Guru PNS dan PPPK; Mendorong kenaikan Jabatan fungsional, Pangkat dan Golongan Guru; Mendorong jenjang karir Guru untuk menjadi Kepala Sekolah, Pengawas, Penilik dan Jabatan Struktural; dan Mengawal proses TPG dan Tamsil bagi ASN dan Non ASN.
Terlindungi , PGRI Berupaya Menjaga dan Menyelamatkan Anggotanya. Dimaksudnya antaralain, Mendorong dalam mewujudkan Undang-undang Perlindungan Guru; Memberikan layanan advokasi hukum; Memberikan layanan pendampingan Psikologis terhadap Guru dalam menjalankan tugas profesinya. (AA)









Selamat dan semoga terpilih guna mengimplementasikan Visi dan Misi nya, karena peran Guru sangat penting, dan PGRI sebagai wadah yang dapat mewujudkan kemajuan Pendidikqn
Dengan pengalaman panjang di dunia pendidikan serta kiprah aktif dalam berbagai kegiatan organisasi profesi guru, H. Cecep dinilai layak dan pantas memimpin PGRI Kota Tasikmalaya menuju arah yang lebih progresif dan berdaya saing tinggi.
“Ini adalah panggilan pengabdian. Saya siap membawa PGRI Kota Tasikmalaya menjadi organisasi yang semakin solid, responsif terhadap kebutuhan anggotanya, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan,” ujar H. Cecep dalam pernyataannya.
Mengusung visi “PGRI Kuat, Guru Bermartabat, Pendidikan Maju”, H. Cecep bertekad menjadikan PGRI sebagai rumah besar perjuangan guru yang inklusif, aspiratif, dan solutif, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan di era digital dan kurikulum merdeka belajar.
Konferensi PGRI Kota Tasikmalaya yang akan digelar dalam waktu dekat diprediksi akan menjadi ajang strategis dalam menentukan arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan. Dukungan terhadap H. Cecep pun mulai mengalir dari berbagai kalangan, baik dari guru senior, guru honorer, hingga pengurus cabang PGRI di tingkat kecamatan.