Karawang, Duta Priangan – Aktivitas pengupasan tanah di wilayah Lemahabang , Kabupaten Karawang hingga berita ini dilansir mulai memunculkan spekulasi pertanyaan. Material tanah dari lokasi pengupasan tanah di Wadas itu disebut-sebut dikomersilkan dan diangkut ke berbagai tempat, termasuk untuk pengurukan area makam di wilayah Purwasari.

Atas persoalan yang kadong tersebar tersebut Camat Lemahabang (Wadas), Nevi Fatimah, S.T., M.M sempat menyanggah keras. Nevi menyebut aktivitas tersebut bukan galian komersil, melainkan hanya pengupasan tanah sawah atas kemauan para petani, alias inisiatifnya sendiri.
Dijelaskan Nevi, kondisi sejumlah sawah yang berada di posisi lebih tinggi membuat petani kesulitan mendapatkan aliran air.
“Agar sawah petani bisa dialiri air, akhirnya para petani ambil inisiatif dan berurunan untuk bayar beko dan kendaraan pengangkut,” ungkap Nevi saat ditemui awak media di kantornya, Jumat (04/09/2026) yang dengan tegas menyatakan ulang bahwa aktivitas pengupasan tanah dimaksud tidak ada unsur komersil. (JS)





