“Tim Pendorong Segera Minta Audensi Bersama Walikota Tasikmalaya dan Perumdam Tirta Sukapura”
Tasikmalaya, Duta Priangan – Wacana pembentukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tasikmalaya kembali menguat. Tim Pendorong Berdirinya PDAM Kota Tasikmalaya belakangan ini kian intens menggelar diskusi dalam rangka merumuskan langkah-langkah, menyusun strategis dan teknis setelahnya menghimpun informasi dan data juga masukan dari berbagai pihak dan beberapa tokoh masyarakat.
Tim melihat Kota Tasikmalaya sangat bisa dan berpotensi untuk mendirikan PDAM, mulai dari ketersediaan air, pengelolaan dan pangsa pasar (pelanggan) sehingga bukan hanya untuk terjaminnya layanan air bagi warga Kota Tasikmalaya tapi bagaimana mencari sumber lain guna meningkatkan PAD Kota Tasikmalaya.
Dalam waktu dekat, Tim Pendorong juga akan melayangkan surat resmi kepada Walikota Tasikmalaya melalui Bapelitbangda untuk beraudiensi membahas rencana pendirian PDAM Kota Tasikmalaya, juga hal yang sama kepada pihak Perumdam Tirta Sukapura Tasikmalaya.
Juru Bicara Tim Pendorong Berdirinya PDAM Kota Tasikmalaya, Bebeng Haryono, menegaskan bahwa keberadaan PDAM di tingkat kota sangat mendesak.
“PDAM Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya harus menjadi spirit dan motivasi berdirinya PDAM Kota Tasikmalaya. Ini penting agar pelayanan air minum di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya bisa lebih optimal dan merata,” ungkap Bebeng.
Menurutnya, ada dua alasan utama mendorong berdirinya PDAM Kota Tasikmalaya.
Pertama, untuk meningkatkan pelayanan kebutuhan air minum bagi masyarakat Kota Tasikmalaya. Selama ini, sebagian wilayah kota masih mengalami kendala akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.
Kedua, keberadaan PDAM dapat menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah [PAD] Kota Tasikmalaya. Dengan dikelola secara profesional, badan usaha milik daerah ini diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan bagi keuangan daerah.
“Selain melayani kebutuhan dasar masyarakat, PDAM juga bisa menjadi lokomotif ekonomi daerah. Ini sejalan dengan upaya pemerintah kota dalam meningkatkan PAD dan kemandirian fiskal,” jelas Bebeng.
Tim Pendorong berharap audiensi dengan Walikota Tasikmalaya segera terlaksana. Melalui dialog tersebut, diharapkan ada komitmen dan langkah konkret dari Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk segera menindaklanjuti pembentukan PDAM.
“Kami optimis, jika ada political will dari pimpinan daerah, PDAM Kota Tasikmalaya bisa segera terwujud demi kepentingan masyarakat dan kemajuan Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua FOSSMA Kota Tasikmalaya, Drs. H. Dadang Abdul Patah, M.M melalui pesan singkatnya kepada Duta Priangan menambahkan, Walikota Tasikmalaya akan memiliki goodwill untuk segera merespons keinginan masyarakat Kota Tasikmalaya untuk mendirikan PDAM secara mandiri, saat ini menurut data dan informasi lebih 70 prosen konsumen PDAM Tirta Sukapura adalah warga Kota Tasikmalaya.
“Sebuah keniscayaan Kota Tasik dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, maka ‘wajibul kudu’ 2 tahun kedepan Kota Tasik sudah tidak lagi menggantungkan diri ke pihak PDAM milik Kabupaten Tasik. Yuu bismillah dengan spirit kemerdekaan RI, dibarengi dukungan semua stake holders serta didukung SDM yang kuat Kota Tasik pasti bisa dan niat baik untuk melayani masyarakat kota yang maksimal, insya Alloh bisa terwujud.” tandas Dadang AP. (AA)






