Tasikmalaya, Duta Priangan – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kawalu Kota Tasikmalaya, Kamis (04/05/2023) sukses menggelar acara halal bihalal bertempat di Auditorium SMPN 12 Kota Tasikmalaya.

Acara bertemakan ‘Taburkan maaf, sucikan hati, untuk mempererat tali silaturahmi’ dihadiri kurang lebih enam ratus guru PNS, P3K dan honorer. Nampak hadir dalam acara tersebut, Dewan Pembina PGRI Cabang Kawalu, H. Mamat Rahmat, S.H yang dalam ini selaku Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, juga hadir Sekretaris Kecamatan Kawalu, Guruh Adriansyah, S.H, dan perwakilan dari Pengurus PGRI Kota Tasikmalaya, H. Utang Sudiana , S.H., M.Pd, segenap jajaran pengurus PGRI Cabang Kawalu, serta hadirin tamu undangan lainnya.

Ketua PGRI Cabang Kawalu, Helatini, S.Pd., M.Si dalam sambutannya dengan semangat menyampaikan capaian progress selaras dengan peran eksistensi organisasi perjuangan guru yang dinakhodainya itu, diantaranya menyelesaikan perkara status Gedung eks UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Kawalu yang kini dijadikan Sekretariat PGRI Cabang Kawalu, Sekretariat Kwarran Kawalu, dan sekretariat FKKKS SD Kecamatan Kawalu, lalu menyelesaikan pembagian asset (harta gono-gini-red) Kawalu – Mangkubumi berupa sebidang tanah seluas 80 bata yang terletak dekat Kampus STIA.
Menurut Helatini, jika tanah tersebut telah laku dijual, maka pembagiannya sebagai berikut: Cabang Kawalu 40 %, Cabang mangkubumi 40% dan YPLP Kota 20%.
“Perolehan dana tersebut semuanya akan digunakan untuk membangun Gedung Guru (Sekretariat PGRI-red) dan pengembangan pendidikan di Kecamatan Kawalu,” terang Helatini.
Masih dalam kata sambutannya, Helatini mengimbau kepada semua anggota untuk segera mengisi aplikasi KTA digital.
“KTA PGRI bukannhanya sebagai legalitas keanggotaan, namun akan diperlukan untuk kenaikan pangkat, penilaian SKP, persaratan menjadi guru peggerak, seleksi guru berprestasi, kepala sekolah berprestasi, ASN inspiratif dan kebutuhan lainnya yang mengharuskan ada bukti fisik keanggotaan organisasi profesi,” tandas Helatini.
Mengakhiri sambutannya, Helatini berpantun, “Pohon alba pohon mahoni, dibuat meja untuk pesta. Mari eratkan silaturahmi, PGRI Kawalu tetap jaya. Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas! Yess!.”. (AA)








Comments 1