• Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Selasa, Agustus 4, 2026
  • Login
Duta Priangan
Advertisement
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Duta Priangan
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Penggerak Otonomi Daerah
No Result
View All Result
Home Otorita

Refkeksi Hari Pers Nasional 2024: “Wartawan Adalah Anjing Penjaga Tatanan Negara Demokrasi”

myadmin by myadmin
9 Februari 2024
in Otorita
0
Refkeksi Hari Pers Nasional 2024: “Wartawan Adalah Anjing Penjaga Tatanan Negara Demokrasi”
70
SHARES
135
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Oleh: Agus Abidin, S.IP (Pimp. Redaksi Duta Priangan)

Dalam Tatanan Negara Demokrasi, mass media menempati posisi yang tak kalah terhormatnya yakni sebagai Pilar Keempat setelah Eksekutif, Legislatif, Yudikatif lalu Pers. Artinya demokrasi dianggap tidak sempurna apabila tidak tersedia ruang kebebasan Pers di dalamnya, dan di Indonesia sejak Tahun 1999 hal itu dijamin Undang Undang.

Di alam kebebasan pers, media massa sering juga difungsikan sebagai “Watch Dog” anjing penjaga dalam rangka menjalankan peran to critis yang siap mengonggong melontarkan kritiknya terhadap berbagai kebijakan Tiga Pilar lainnya (Eksekutif, Legislatif, Yudikatif-red) terutama menyangkut kepentingan hajat orang banyak yakni salah satunya memenuhi hak informasi rakyat.

Meski menempati maqom terhormat tersebut, insan Pers juga harus bisa menempatkan diri pada posisi sesuai porsinya dalam rangka ikut menopang keseimbangan tegaknya Negara Demokrasi yang berkeadilan sosial bagi seluruh Bangsa Indonesia. Ingat fungsi Wartawan hanya menggonggong dengan karya jurnalisnya, meski harus berteriak keras hingga nampak taring, ingat jangan sampai tergoda menggigit fisik karena itu pelanggaran berat.

Peringatan Hari Pers Nasional (09 Februari) secara khusus bagi kami (Insan Pers) merupakan agenda tahunan dalam upaya introspeksi kedalam terkait kiprah apa yang telah kita berikan terhadap Bangsa dan Negara ini, kemudian saat yang tepat untuk memperhitungkan sikapa dan langkah apa yang akan kita ambil guna memberikan masukan positif kepada para pemangku Pilar Negara Demokrasi dimana langkah Ekesekutif kini sudah melenceng jauh keluar dari koridornya, Yudikatif dirasakan nyata telah berlaku tidak adil, diperparah sikap apriori Legislatif yang ditelan kekhawatiran kehilangan kedudukannya, lalu apakah Pers juga harus diam?. Ingat, diamnya Pers adalah membantu, namun dalam kondisi seperti hari ini, maka diamnya pers bisa diartikan turut serta membantu runtuhnya bangunan Negara Demokrasi ini.

Bukan berarti penulis tidak sepakat dengan teman HPN 2024 “Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Menjaga Keutuhan Bangsa”, menggarisbawahi transisi kepemimpinan, bukankah itu pelaksanaan pasca pesta demokrasi, justru yang rakyat butuhkan dan harapkan adalah sikap Pers hari ini (9 Februari-red) jelang H-5 pelaksanaan puncak Pemilu Serentak 2024 (14 Februari-red) demi keutuhan Bangsa dan tegaknya Negara Demokrasi. Sebab, bila tatanan itu runtuh, apa gunanya kita kawal transisi kepemimpinam, karena mungkin Kebebasan Pers pun akan sirna. (*/redaksi)

Tags: Hari PersHPNHPN 2024Refleksi Hari PersWacth Dog
Previous Post

Perkenalkan Mini Album, Bertreego Meriahkan Night Rock Badhong Coffee Tasikmalaya

Next Post

Dengan Gemilang, SD Islam Al Jamal Raih Juara Umum O2SN Tingkat Kecamatan Bungursari 2024

Next Post
Dengan Gemilang, SD Islam Al Jamal Raih Juara Umum O2SN Tingkat Kecamatan Bungursari 2024

Dengan Gemilang, SD Islam Al Jamal Raih Juara Umum O2SN Tingkat Kecamatan Bungursari 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

H. Denny Romdony: Alasan Efisiensi Apa Ogah Mikir? Hingga TPP ASN Kota Tasikmalaya Disunat 40%
Sosial Politik

H. Denny Romdony: Alasan Efisiensi Apa Ogah Mikir? Hingga TPP ASN Kota Tasikmalaya Disunat 40%

by Admin1
30 Juli 2026
0

"TPP Itu Jangan Dijadikan Sebagai Pos Yang Paling Gampang Dipotong" Tasikmalaya, Duta Priangan  — Di tengah sorotan krisis fiskal dan...

Read more
Duet Gina – OMR Mulai Diperbincangkan Untuk Pimpin Karawang Kedepan

Duet Gina – OMR Mulai Diperbincangkan Untuk Pimpin Karawang Kedepan

28 Juli 2026
Program Kegiatan Pengerasan Jalan Poros Desa Cikuya Antara Dusun Datarnangka – Dusun Pancatengah TA.2025 Diduga Mangkrak

Program Kegiatan Pengerasan Jalan Poros Desa Cikuya Antara Dusun Datarnangka – Dusun Pancatengah TA.2025 Diduga Mangkrak

23 Juli 2026
Oknum Kades Berprestasi di Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Tersandung Hukum Pungli Banprov di Ciamis

Oknum Kades Berprestasi di Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Tersandung Hukum Pungli Banprov di Ciamis

16 April 2026
Rahmat Hidayat Djati: “Usulan Nama Tatar Sunda Bukan Tanpa Alasan”

Rahmat Hidayat Djati: “Usulan Nama Tatar Sunda Bukan Tanpa Alasan”

8 Juli 2026

Like Us on Facebook

  • Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Hotline: 0853-2330-0808 (PIMUM)

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In