Karawang, Duta Priangan – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang, H. Aep Saepudin, SKM., M.Ip akhirnya buka suara terkait pengelolaan anggaran di instansinya. Kamis (05/11/2026).
Transparansi ini disampaikan langsung kepada para wartawan yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (DPD APPI) Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Daman Huri.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat permohonan audiensi yang dilayangkan DPD APPI Karawang pada pekan lalu. Langkah ini diambil para jurnalis untuk mengonfirmasi anggaran besar yang dikelola oleh Bagian Kesra pada tahun anggaran ini.
Di hadapan awak media, Kabag Kesra Setda Karawang mengungkapkan bahwa total keseluruhan anggaran yang dikelola oleh Kesra tahun ini mencapai lebih kurang Rp70 miliar. Dari total nilai tersebut, porsi terbesar dialokasikan untuk sektor bantuan sosial (bansos) dan dana pendidikan bagi masyarakat Karawang.
“Untuk program beasiswa Karawang Cerdas (Kacer) dialokasikan sebesar Rp.25 miliar. Kemudian, bansos untuk guru ngaji, guru madrasah, amil dan merbot itu Rp.25 miliar, serta untuk guru DTA (Diniyah Takmiliyah Awaliyah) sebesar Rp.15 miliar,” papar Kabag Kesra merinci angka-angka strategis tersebut.
Jika dikalkulasikan, ketiga program prioritas rakyat tersebut sudah menyerap anggaran sebesar Rp65 miliar. Sementara sisa dari anggaran dialokasikan untuk operasional kegiatan hari besar keagamaan dan nasional.
Ia juga menegaskan bahwa anggaran untuk kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) sangat terbatas.
“Sedangkan untuk kegiatan PHBI dan PHBN hanya (anggaran) makan dan minum saja,” imbuhnya.
Di akhir penjelasannya, Kabag Kesra kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menyalurkan dana tersebut secara tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat Karawang. “Total keseluruhan (anggaran) lebih kurang Rp70 miliaran,” pungkasnya. (JS)






