• Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Duta Priangan
Advertisement
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Duta Priangan
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Penggerak Otonomi Daerah
No Result
View All Result
Home Otonomi Daerah

Wagub Jabar Berharap KKP Angkat Potensi Pesantren untuk Budidaya Ikan

myadmin by myadmin
2 Januari 2020
in Otonomi Daerah
0
Wagub Jabar Berharap KKP Angkat Potensi Pesantren untuk Budidaya Ikan
28
SHARES
53
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Bandung, Duta Priangan – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Edhy Prabowo dalam kunjungan ke tempat budidaya ikan air tawar di Kampung Parung Serab, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (2/1/20). 

Lewat agenda ini, Edhy Prabowo mengatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupaya menjalin komunikasi dengan pembudidaya ikan air tawar karena komunikasi dianggap menjadi akar permasalahan dalam upaya peningkatan sektor budidaya ikan.

“Saya ditugaskan Pak Presiden (untuk) membangun komunikasi dengan nelayan atau peternak ikan air tawar. Karena selama ini komunikasi dianggap tidak kondusif, banyak yang protes tapi dibiarkan, maka (saya) diminta untuk menuntaskannya,” ujar Edhy.

Selanjutnya, pihaknya juga akan membangun sentra perikanan budidaya di Jabar, provinsi yang memiliki garis pantai luas. Khusus untuk Kabupaten Bandung, Edhy mengatakan bahwa wilayah berpenduduk 3 juta jiwa lebih ini punya potensi perikanan budidaya yang besar untuk ditingkatkan.

“Kabupaten Bandung walaupun tidak punya laut, dia punya lahan perairan umum yang luas yaitu 1.230 hektar. Maka kunjungan ini diharapkan sentra budidaya ikan menjadi pionir yang akan terus kita kembangkan,” ujar Edhy.

Dalam kunjungan tersebut, Edhy juga berdialog dengan para pelaku usaha sektor perikanan budidaya di Kabupaten Bandung. Edhy yakin, para pembudidaya ikan menginginkan usahanya meningkat namun kesulitan dalam mengembangkannya.

Untuk itu, Edhy menjamin bahwa KKP siap membantu kebutuhan budidaya, termasuk modal. “Saya yakin para pelaku usaha sektor perikanan budidaya punya keinginan besar tapi bingung bagaimana memulai maka kami siap memberikan bantuan apa pun dari sektor perikanan budidaya,” ujarnya.

Pun menurut Edhy, kendala lain yang sering ditemui pemdudidaya ikan adalah mahalnya ongkos pakan yang bisa mencapai lebih dari 70 persen dari total biaya. Untuk itu, KKP bakal menggunakan solusi pakan alternatif yang ditemukan oleh mahasiswa ITB.

“Kendala dari pembudidaya adalah pakan yang mahal bisa mencapai 70 persen, ongkos habis di pakan. Maka kita harus berani mengambil langkah tadi ada solusi yaitu alternatif pakan yang ditemukan oleh mahasiswa ITB, nah kita akan coba,” ucap Edhy.

Adapun Uu menyambut baik kedatangan Edhy yang dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat kepada pembudidaya ikan di Jabar. Dari kunjungan tersebut, pembudidaya ikan khususnya di Kabupaten Bandung pun bisa menyerap ilmu dari KKP.

Karena selain modal maupun alat usaha, Uu berujar pembudidaya ikan sangat membutuhkan ilmu untuk mengubah pola pikir yang berdampak kepada peningkatan kesejahteraan.

“Berikan peternak ikan keilmuan bukan hanya modal dan alat sehingga dengan ilmu pola pikirnya akan berubah. Kalau hanya bantuan tanpa ilmu kami khawatir modal diberikan tapi kesejahteraan petani tidak meningkat,” ujar Uu.

Selain itu, Uu juga berharap KKP melirik para santri di pesantren untuk mengembangkan perikanan sekaligus mendorong program One Pesantren One Product (OPOP) di Jabar.

Pasalnya, lanjut Uu, jumlah pesantren di Jabar mencapai 10 ribu sehingga jika para santrinya diberikan ilmu dan modal budidaya ikan maka sektor budidaya ikan dan kesejahtraan akan meningkat.

“Saya tadi minta ke Bapak Menteri, kenapa tidak pesantren dilirik oleh KKP karena sangat berpotensi meningkatkan budidaya ikan tawar asalkan santrinya diberi ilmu dan bantuan,” ucap Uu.

“Jadi jangan hanya petani ikan saja, tapi pesantren pun diberi bantuan agar program OPOP bisa lebih cepat sukses,” pungkasnya. (Jagur)

Tags: Budidaya IkanKKPPesantren
Previous Post

Soal Banjir KBB, Wagub Minta Jangan Saling Tunjuk Hidung Fokuskan Bantuan Saja

Next Post

45 Orang Warga Cihaur Manonjaya Keracunan Makanan Nasi Kotak Syukuran

Next Post
45 Orang Warga Cihaur Manonjaya Keracunan Makanan Nasi Kotak Syukuran

45 Orang Warga Cihaur Manonjaya Keracunan Makanan Nasi Kotak Syukuran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

Berita Populer

Aktivis Exponen 96 Tasikmalaya, Dadi Abidarda Angkat Bicara Atas Hilangnya Fasum di Jalan Cibodas – Nusawangi Cisayong
Ragam Berita

Aktivis Exponen 96 Tasikmalaya, Dadi Abidarda Angkat Bicara Atas Hilangnya Fasum di Jalan Cibodas – Nusawangi Cisayong

by Admin1
26 September 2026
0

"Pihak Kecamatan dan BPP Setempat Mengaku Tak Pernah Diajak Musyawarah, Izin Pihak UPTD PU Setempat Patut Dipertanyakan, Kades Mekarwangi Bungkam"...

Read more
HUT Ke-8 Media Online Duta Priangan Digelar Khidmat di Pangauban Sukma Jaya Wangsa, Usung Tema Delapan  Tahun Penuhi Hak Informasi Masyarakat

HUT Ke-8 Media Online Duta Priangan Digelar Khidmat di Pangauban Sukma Jaya Wangsa, Usung Tema Delapan  Tahun Penuhi Hak Informasi Masyarakat

13 Oktober 2026
Wakil Walikota Tasikmalaya Apresiasi Gelar Budaya Ngarumat Lembur Ke-VIII Cidolog Tamansari

Wakil Walikota Tasikmalaya Apresiasi Gelar Budaya Ngarumat Lembur Ke-VIII Cidolog Tamansari

4 Oktober 2026
Khidmat! Upacara Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya di Halaman Balai Kota, Usung Tema “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”

Khidmat! Upacara Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya di Halaman Balai Kota, Usung Tema “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”

17 Oktober 2026
Protes Warga Terkait Penutupan Saluran Air Adat Akibat Pembangunan Lapang Padel For You Jl. Ir.  H. Juanda Kota Tasikmalaya‎, Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Lakukan Sidak

Protes Warga Terkait Penutupan Saluran Air Adat Akibat Pembangunan Lapang Padel For You Jl. Ir.  H. Juanda Kota Tasikmalaya‎, Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Lakukan Sidak

14 Oktober 2026
  • Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Hotline: 0853-2330-0808 (PIMUM)

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In