• Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Senin, April 20, 2026
Duta Priangan
Advertisement
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Duta Priangan
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Penggerak Otonomi Daerah
No Result
View All Result
Home Sosial Politik

Asep Syaripudin Melihat Struktur Anggaran DPPKB Karawang Tahun 2026 Mengandung Logika Terbalik

Admin1 by Admin1
17 April 2026
in Sosial Politik
0
Asep Syaripudin Melihat Struktur Anggaran DPPKB Karawang Tahun 2026 Mengandung Logika Terbalik
11
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Karawang, Duta Priangan – Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, Asep Syaripudin, menyebut struktur anggaran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Karawang Tahun 2026 mengandung logika terbalik.

Lebih dijelaskan Ibe (Sapaan akrab Asep Syaripudin -red), anggaran besar tersebut seharusnya diarahkan pada intervensi langsung yang menyentuh masyarakat, seperti pemenuhan gizi balita, bukan untuk kebutuhan administratif seperti verifikasi dan validasi data.

“Penanganan stunting itu harus bersentuhan langsung, misalnya pembelian telur atau makanan tambahan untuk balita. Bukan hanya untuk pembelian pulsa kader TPK. Ini pemikiran yang terbalik,” ujar Ibe.

Ia menilai, dominasi anggaran pada kegiatan non-intervensi menunjukkan perencanaan yang tidak efektif, terlebih di tengah kondisi angka stunting di Karawang yang masih meningkat dan target pemerintah daerah untuk mencapai zero stunting.

Selain anggaran pulsa, Ibe juga menyoroti pos lain seperti Rp6,7 miliar untuk honorarium penyuluh dan pendamping, Rp2,82 miliar untuk program penyuluh KB dan kader IMP, serta Rp1,28 miliar untuk belanja jasa tenaga pelayanan umum.

Menurutnya, besarnya alokasi untuk kegiatan administratif tidak sebanding dengan kebutuhan penanganan langsung di lapangan.

“Rp5,6 miliar habis hanya untuk pulsa, ini jelas tidak efektif. Harusnya ada strategi lain yang lebih tepat,” tegasnya.

Ibe juga mengingatkan bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab lintas sektor. DPPKB sebagai bagian dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dinilai harus memberi contoh dalam penyusunan anggaran yang efisien dan tepat sasaran.

Di sisi lain, ia menyoroti kondisi keuangan daerah yang tengah tertekan akibat pengurangan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat lebih dari Rp750 miliar, sehingga seluruh perangkat daerah seharusnya melakukan efisiensi anggaran.

Komisi IV DPRD Karawang, lanjut Ibe, telah melakukan evaluasi melalui pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dan akan kembali meminta penjelasan DPPKB dalam pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) triwulan pada 22 April 2026 mendatang.

“Kita minta evaluasi. Itu untuk 10 bulan, masa pendataan tidak cukup enam bulan?” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala DPPKB Karawang, Imam Al Husaeri, menjelaskan bahwa anggaran Rp5,6 miliar tersebut digunakan untuk mendukung kinerja 5.637 kader TPK, masing-masing menerima Rp100 ribu per bulan selama 10 bulan.

Ia menyebut, kader TPK memiliki peran penting dalam pencegahan stunting melalui pendampingan kepada calon pengantin, ibu hamil, ibu bersalin, hingga balita, dengan pelaporan melalui aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil (ELSIMIL).

“Ini bagian dari upaya pencegahan agar tidak muncul kasus stunting baru di Karawang,” pungkasnya. (JS)

Tags: #asepsyaripudin#dppkbkarawwng#dprdkarawang#pemkabkarawang#sekertraiskomisiiv#strukturanggaran
Previous Post

Oknum Kades Berprestasi di Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Tersandung Hukum Pungli Banprov di Ciamis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

Berita Populer

Oknum Kades Berprestasi di Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Tersandung Hukum Pungli Banprov di Ciamis
Hukum

Oknum Kades Berprestasi di Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Tersandung Hukum Pungli Banprov di Ciamis

by Admin1
16 April 2026
0

"Jaringan Pengutip Dana Banprov Bagi Desa Berprestasi di Jabar Terindikasi Terorganisir, APH Akan Kembang Lanjut" Tasikmalaya, Duta Priangan - Perkembangan...

Read more
Ajang Talenta Siswa SD Tingkat Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya Tahun 2026, Dimulai

Ajang Talenta Siswa SD Tingkat Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya Tahun 2026, Dimulai

2 April 2026
Bupati Karawang: “Guru Jangan Takut Ungkap Kecurangan Distribusi MBG”

Bupati Karawang: “Guru Jangan Takut Ungkap Kecurangan Distribusi MBG”

2 April 2026
MKKS SLB Kabupaten Ciamis Sukses Gelar FLS3N Tahun 2026

MKKS SLB Kabupaten Ciamis Sukses Gelar FLS3N Tahun 2026

15 April 2026
Silaturahmi Idul Fitri 1447 Hijriah PGRI Ranting SD Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya Khidmat

Halal Bihalal 1447 Hijriah PGRI Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya Sukses

30 Maret 2026
  • Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Hotline: 0853-2330-0808 (PIMUM)

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In