Ciamis, Duta Priangan – Pria kelahiran Ciamis 05 April 1980, yang berdomisili di Dusun Cantigi RT/RW 005/014, Desa Kujang Kec.Cikoneng Kab.Ciamis ini, pada Senin (26/01/2026) secara resmi diangkat langsung oleh Sultan Sepuh Jaenudin II Ariantareja Keraton Kasepuhan Cirebon, K.G.S.S Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H sebagai ‘Ketua Pemangku Adat Wilayah Ciamis Raya Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon’.

H. Wahyu, sejak hari itu pula secara resmi menyandang tambahan gelar Raden didepan namanya menjadi R.H. Wahyu. Hal itu pun dibuktikan dengan surat pengangkatan yang ditandatangani dan diserahkan langsung oleh Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon.
Haji Wahyu mendapat anugrah dari Kesultanan Cirebon tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya semua itu tidak ada yang kebetulan, itu sudah rencana tuhan diberi jabatan oleh Keraton Kasepuhan Cirebon selaku Ketua Adat di Ciamis Raya.
Selama ini H. Wahyu dikenal aktip dalam bidang Sosial kemasyarakatan diantaranya dalam program Rutilahu dan Penghijauan penanaman pohon Durian dan ia juga aktip sebagai anggota BSI (Bumi Spiritual Indonesia) di Wilayah Priangan timur.
Kepada awak media belum lama ini Wahyu juga berharap, semoga mulai pemerintahan desa, kecamatan, bahkan hingga pihak Pemda Kabupaten Ciamis, hingga Provinsi Jawa Barat harus tahu hal ini sehingga pihak-pihak terkait dapat ikut memperhatikan serta.
“Saya berharap posisi saya selaku Pemangku Adat Ciamis Raya harus diketahui pihak aparatur pemerintahan agar mereka ikut mendukung berbagai upaya yang telah dan akan saya upayakan terutama dibidang sosial kemasyarakatan.” harap R.H. Wahyu. (Ronggala)







