Tasikmalaya, Duta Priangan – Keputusan tertinggi lima tahunan tingkat cabang (Konfercab-red) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Indihiang Kota Tasikmalaya Masa Bhakti XXIII Periode 2025-2030 usai dilaksanakan Kamis (20/11/2025) di Meeting Room SMA Negeri 2 Tasikmalaya.

Setuntasnya beberapa tahapan sidang pleno dilalui, hingga akhirnya pernyataan demisioner untuk kepengurusan cabang PGRI Kecamatan Indihiang Periode 2020-2025, kemudian palu sidang pun diambil alih pengurus PGRI Kota Tasikmalaya, dalam hal ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua III PGRI Kota Tasikmalaya, Pudin Hidayat, S.Pd., M.Pd, turut mendampingi Wakil Ketua I, Dody Jaenudin, S.Pd, Wakil Sekretaris PGRI Kota Tasikmalaya, Drs. Tatan Kurniawan, dibantu pihak panitia Konfercab PGRI Indihiang berjalan efektif dan sukses.

Pada pemilihan Formatur Ketua (F1), 10 Ranting dengan hak suara 34 secara vooting menentukan salah satu nama diantara dua figur yakni Yanti Rahmawati, M.Pd.I yang berhadapan dengan petahana, Dadad, S.Pd. Hitungan suara berpihak kepada Dadad untuk melanjutkan memimpin kembali satu periode kedepan.

Keseruan sidang pemilihan pengurus ini pun masih berlangsung, dari enam kandidat yang dicalonkan pada Formatur Wakil Ketua I, Wakil Ketua II dan Sekertaris, dua diantaranya mundur dicalonkan, akhirnya mandataris dari ranting (pemilih-red) harus menentukan tiga nama sekaligus dari empat nama yang dicalonkan yakni, Ayi Solehudin, S.Pd., Asep Erik, S.Pd , Dedi S, S.Pd, dan Euis Guntur P, S.Pd. Dan hitungan suara pun menentukan, sesuai urutan Raihan suara untuk F2 diraih oleh Ayi Solehudin, Euis Guntur, dan Asep Erik.
Sidang pun ditunda sekira 15 menit memberikan waktu kepada formatur (F1 dan F2) terpilih untuk berembug menentukan Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, dan Sekertaris, berikut Wakil Sekretaris serta Bendahara (Para Sekertaris Bidang menyusul-red). Yang pada akhirnya sidang membuahkan sebuah keputusan antaralain; Dadad, S.Pd (Ketua), Ayi Solehudin, S.Pd (Wakil Ketua I), Euis Guntur P, S.Pd (Wakil Ketua II), dan Asep Erik, S.Pd (Sekertaris), Kemudian Yanti Rahmawati, M.Pd.I (Wakil Sekretaris) dan Elis Mulyati, M.Pd (Bendahara). Yang kemudian disebut pengurus harian ini pun dilantik langsung oleh Wakil Ketua III PGRI Kota Tasikmalaya, Pudin Hidayat, S.Pd., M.Pd.
Dalam petikan pidato perdananya Ketua PC PGRI Indihiang Masa Bhakti XXIII Periode 2025-2030, Dadad, S.Pd mengucapkan terima kasih kepada segenap anggota melalui para mandataris yang telah mempercayakan kembali tampuk pimpinan PGRI Kecamatan Indihiang kepadanya.
“Harmonisasi serta sinergitas diantara pengurus dan anggota bagi saya adalah segala-galanya. Untuk itu mari kita mulai periode ini dengan bekerja bersama-sama. Selaras dengan motto Konfercab yang kita usung ‘Bersama adalah sebuah awal, Menjaga kebersamaan adalah kemajuan, Bekerjasama adalah kesuksesan’,” ujar Dadad. Menutup pidatonya juga dengan mengucapkan terima kasih kepada jajaran pihak panitia pelaksana yang digawangi oleh Irlan Wardiansyah, M.Pd dan pihak SMA Negeri 2 Tasikmalaya yang telah memfasilitasi.
Baca Juga: Puncak Peringatan HUT PGRI Ke-80 & HGN 2025 Tingkat Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya Meriah
Sementara itu, Wakil Ketua III PGRI Kota Tasikmalaya, yang akrab disapa Mas Pudin disela kegiatannya kepada Duta Priangan mengatakan, “Dinamika dalam berorganisasi dibawah panji PGRI di Kecamatan Indihiang ini terbilang menunjukan peningkatan positif baik dalam semangatnya menghidupkan organisasi maupun dalam kebersamaan anggota dalam hal ini Guru dari berbagai jenjang satuan pendidikan yang ada di Wilayah Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya kini nampak lebih bersatu. Hal itu telah ditunjukannya pada momentum lima tahunan yakni Konferensi Cabang PGRI Indihiang Masa Bhakti XXIII Periode 2025-2030 yang secara demokratis seluruh Ranting PGRI di Wilayah Kecamatan Indihiang mulai dari TK sampai Sekolah Menengah Atas hadir menyalurkan suaranya untuk menentukan figur yang akan membawa dan mengarahkan biduk perjuangan profesi mereka yakni PGRI, ini pada dasarnya awal kesuksesan Guru di Indihiang khususnya, di Kota Tasikmalaya pada umumnya,” papar Mas Pudin. (AA)








