Karawang, Duta Priangan – Proyek revitalisasi dan pemeliharaan infrastruktur Jalan Tujuh Pahlawan Revolusi (Tuparev) Karawang yang menelan biaya bernilai ratusan juta rupiah dan baru saja rampung, kondisinya kini sangat disayangkan dan dikhawatirkan warga.

Padahal proyek tersebut bahkan masih berada dalam jeda akhir perbaikan dan masa pemeliharaan pihak pelaksana, namun paving block yang baru terpasang justru nampak jelas dilindas oleh sejumlah kendaraan berat jenis dump truck dengan beban muatan yang diyakini overload.
Berdasarkan pantauan Duta Priangan di lapangan yang diterima redaksi, Rabu (15/10/2026), terlihat jelas dump truck bermuatan penuh material berat melintasi jalan paving block di kawasan pusat niaga Tuparev tersebut. Padahal konstruksi paving block tidak didesain untuk beban berat berlebih secara terus-menerus.
Jika dibiarkan, dikhawatirkan investasi ratusan juta dari uang rakyat tersebut akan cepat rusak, bergelombang, dan amblas sebelum waktunya.
Warga menyoroti lemahnya pengawasan dan tidak adanya pembatasan kendaraan berat di jalur tersebut, padahal Jalan Tuparev merupakan jalan protokol dan kawasan perekonomian vital di Karawang.
“Ini kan baru selesai diperbaiki, masih masa pemeliharaan. Masa sudah dibiarkan dilindas dump truck overload begini. Seharusnya ada larangan tegas dari Dishub Karawang, jangan sampai jalan bagus jadi cepat hancur lagi,” ujar salah satu warga.
Masyarakat mendesak Dinas PUPR Kabupaten Karawang dan Dinas Perhubungan untuk segera turun tangan melakukan pengawasan dan memberikan rambu pembatasan tonase kendaraan.
Hingga berita ini dilanair, pihak pelaksana maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi. (JS)





