• Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Senin, September 14, 2026
  • Login
Duta Priangan
Advertisement
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Duta Priangan
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Penggerak Otonomi Daerah
No Result
View All Result
Home Perhelatan & Peristiwa

Program Nasional MMS untuk Ibu Hamil Diluncurkan Kemenkes Di Kota Bandung

myadmin by myadmin
21 Oktober 2024
in Perhelatan & Peristiwa
0
Program Nasional MMS untuk Ibu Hamil Diluncurkan Kemenkes Di Kota Bandung
37
SHARES
72
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

“Bey Machmudin Berikan Apresiasi”

Bandung , Duta Priangan – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia resmi meluncurkan program nasional Multiple Micronutrient Supplement (MMS) untuk ibu hamil di Kota Bandung yang peluncurnya dilaksanakan pada Kamis (17/10/2024) di halaman SMAN 7 Kota Bandung.

Program MMS bertujuan untuk menekan angka kematian ibu (AKI) dengan mencegah anemia, serta menurunkan risiko kelahiran prematur, bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), dan stunting.

MMS merupakan suplemen multivitamin yang mengandung lebih banyak zat gizi mikro dibandingkan tablet tambah darah (TTD) konvensional.

Suplemen ini mencakup 13 zat gizi, seperti zat besi, asam folat, vitamin, dan mineral, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil. Pemberian MMS diharapkan mampu mengurangi prevalensi anemia pada ibu hamil yang masih cukup tinggi, yakni 27 persen.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, mengonsumsi MMS selama 180 hari atau 6 bulan masa kehamilan dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

“Kalau kita ingin anak kita sehat dan pintar, minum MMS selama kehamilan insya Allah bisa mencapainya,” ujar Budi.

Ditambahkan Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, Maria Endang Sumiwi menjelaskan, penelitian sejak 2008 menunjukkan bahwa MMS dapat menurunkan kematian bayi hingga 18 persen dan BBLR hingga 14 persen.

MMS kini diakui sebagai bagian dari daftar obat esensial WHO sejak 2021. Tahun ini program tersebut akan diterapkan di 15 provinsi dan 209 kabupaten di Indonesia, terutama di daerah dengan angka stunting dan BBLR tinggi, termasuk Jawa Barat.

Di tempat yang sama, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak.

“MMS adalah tambahan untuk memenuhi kebutuhan gizi, namun tetap harus diimbangi dengan pola makan bergizi. Kami berharap program ini membawa perubahan signifikan terhadap kualitas kesehatan di Jawa Barat,” katanya.

Menyanggapi hal tersebut, Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara yang turut hadir pada acara tersebut menyampaikan penghargaan atas terpilihnya Kota Bandung sebagai lokasi peluncuran program nasional ini.

Bwy menyebut kehadiran MMS sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, sebagai bagian dari upaya mengatasi stunting.

“Selain pemberian MMS, kami juga mengadakan pelatihan pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal bagi ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK) dan balita dengan gizi kurang,” terangnya.

Menurutnya, diluncurkannya program MMS ini akan membawa dampak signifikan bagi peningkatan taraf kesehatan di Kota Bandung.

“Kami berkomitmen menjadikan program ini sebagai momentum memperkuat strategi kesehatan ibu dan anak agar semakin efektif dan efisien, demi mempersiapkan generasi yang lebih sehat untuk Indonesia Emas 2024,” pungkasnya. (AK)

Tags: #kemenkes#kotabandung#perhatikanibuhamil#programibuhamil#programmms
Previous Post

Pj. Bupati Tasikmalaya Apresiasi Apel Pagi Peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya Ke-23

Next Post

Sekda Jabar Monev 2 TPS Di Kota Bandung

Next Post
Sekda Jabar Monev 2 TPS Di Kota Bandung

Sekda Jabar Monev 2 TPS Di Kota Bandung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

Berita Populer

Cemas-cemas Harap Hantui ASN P3K Guru/Tendik Paruh Waktu
Sosok Kita

Cemas-cemas Harap Hantui ASN P3K Guru/Tendik Paruh Waktu

by Admin1
10 September 2026
0

Ketua PGRI Kota Tasikmalaya, H. Cecep Susilawan, S.Pd., M.M

Read more
PDAM Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya Harus Menjadi Spirit Berdirinya PDAM Kota Tasikmalaya

PDAM Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya Harus Menjadi Spirit Berdirinya PDAM Kota Tasikmalaya

28 Agustus 2026
Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-76 Tingkat Kecamatan Cineam Tasikmalaya Berjalan Khidmat

Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-76 Tingkat Kecamatan Cineam Tasikmalaya Berjalan Khidmat

17 Agustus 2021
Semarak Peringatan Milad SMPN 17 Kota Tasikmalaya

Semarak Peringatan Milad SMPN 17 Kota Tasikmalaya

27 Agustus 2026
HAORNAS IGORNAS Cup Ke-X 2026 Tingkat Kota Tasikmalaya Dibuka Resmi Kadisdik

HAORNAS IGORNAS Cup Ke-X 2026 Tingkat Kota Tasikmalaya Dibuka Resmi Kadisdik

9 September 2026
  • Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Hotline: 0853-2330-0808 (PIMUM)

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In