• Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Duta Priangan
Advertisement
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Duta Priangan
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Penggerak Otonomi Daerah
No Result
View All Result
Home Ragam Berita

RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya Tolak Pasien Giji Buruk

myadmin by myadmin
17 Januari 2020
in Ragam Berita
0
RSUD SMC  Kabupaten Tasikmalaya Tolak Pasien Giji Buruk
1.6k
SHARES
1.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

“Petugas IGD Saat Dihubungi Menjawab Ringan, ‘Maaf Ruang Anak Rumah Sakit Kami Penuh”

Tasikmalaya, Duta Priangan – Ada hal yang menggelitik dan patut dipersoalkan saat seorang petugas Puskesmas menyampaikan informasi penolakan rujukan kepada pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Singaparna Medika Citrautama (SMC) Kabupaten Tasikmalaya atas rujukan anak bernama Bela Sintia balita penderita gizi buruk anak Kedua dari pasutri Edi dan Mira warga Kp. Cibuntu RT/RW 030/007 Desa Cibuniasih Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya ini.

Sudah barangtentu hal ini sangat bertolak belakang dengan pernyataan Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto saat membuka resmi sosialisasi program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan pola Hidup Sehat di Pendopo Baru, Singaparna selang beberapa waktu silam yang dalam sambutannya, Bupati menyebut Pemkab Tasikmalaya segera meluncurkan Tasik Gesit Call 119 dan Layak Rawat untuk mengatasi permasalahan kesehatan di Kabupaten Tasikmalaya.

Ditegaskan Bupati kala itu, “Untuk menangani permasalahan kesehatan di Kabupaten Tasikmalaya, kami akan luncurkan Tasik Gesit 119,” ujarnya.

Tasik Gesit ini terang Bupati, menyediakan 40 motor ambulance di setiap puskesmas dan 4 mobil ambulance di 4 titik lokasi disertai GPS yang standby 24 jam.

“Keluarga pasien cukup dengan mengetik 119, tim medis akan langsung mendatangi pasien, tidak akan ada lagi kata kamar penuh di rumah sakit, bahkan rujukan pasien ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung pun akan dijamin oleh Pemda,” tegas Ade.

Warga masyarakat menangkap sederhana bahwa ‘masyarakat tinggal pijit pada panggilan 119 maka petugas segera datang untuk menolong’.

Namun apa yang dialami balita Bela Sintia dengan badan berbobot 2 Kg 4 Ons diusianya 50 hari itu yang sangat jelas mengidap kasus Gizi Buruk dimana pihak keluarga dibantu petugas Puskesmas menghubungi 119 untuk menyampaikan rujukan ke pihak RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya dan saat itu diterima oleh petugas IGD, di ujung sambungan telephone sana petugas cukup ringan menjawab ‘Ma’af ruang inap anak di SMC sudah penuh.

“Kami sempat bingung, menghubungi pihak RSUD dr Soekardjo tidak siap karena minimnya peralatan, sedangkan dari RSUD SMC menolak karena ruangan anak penuh, bahkan menyarankan untuk rujuk ke rumah sakit lain’,” ujar Orangtua anak penderita Gizi Buruk kepada Duta Priangan menirukan hasil komunikasi di 119 antara petugas Puskesmas dengan pihak RSUD SMC.

Lain halnya seusai Duta Priangan mengkonfirmasi salah seorang petugas di IGD RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya dimaksud, ia berkata lain. “Bukan ditolak tapi ruang anak di rumah sakit kami penuh. Ya silahkan kalau mau dirawat di ruang IGD,” kilah petugas RS SMC.
Bahkan petugas yang mengaku Ipan itu sempat membentak Duta Priangan diujung telephonenya, “Kamu wartawan jangan dulu memvonis pihak rumah sakit menolak, tapi kami menyarankan pasien dimaksud dirujuk ke rumah sakit lain, sebab di RSUD SMC ruang anak sudah penuh. Kalau mau dirawat di ruang IGD ya silahkan,” keukeuh Ipan dengan pendapatnya. (Jagur)

Tags: Alasan Klasik Ruangan PenuhAnak Gizi BurukKabupaten TasikmalayaRS SMC Tolak Pasien Anak Gizi BurukTasik Gesit 119
Previous Post

Pabrik Tape Ketan Hitam Sentra Peuyeum Hj. Euis Sopiah Kebakaran

Next Post

UPTB-PKD Wilayah Cihaurbeuti Ciamis Kembali Konsen Naikan Capaian Target

Next Post
UPTB-PKD Wilayah Cihaurbeuti Ciamis Kembali Konsen Naikan Capaian Target

UPTB-PKD Wilayah Cihaurbeuti Ciamis Kembali Konsen Naikan Capaian Target

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

Berita Populer

Oknum Kades Berprestasi di Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Tersandung Hukum Pungli Banprov di Ciamis
Hukum

Oknum Kades Berprestasi di Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Tersandung Hukum Pungli Banprov di Ciamis

by Admin1
16 April 2026
0

"Jaringan Pengutip Dana Banprov Bagi Desa Berprestasi di Jabar Terindikasi Terorganisir, APH Akan Kembang Lanjut" Tasikmalaya, Duta Priangan - Perkembangan...

Read more
Rahmat Hidayat Djati: “Usulan Nama Tatar Sunda Bukan Tanpa Alasan”

Rahmat Hidayat Djati: “Usulan Nama Tatar Sunda Bukan Tanpa Alasan”

8 Juli 2026
Polres Karawang Khidmat Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80

Polres Karawang Khidmat Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80

1 Juli 2026
Polres Karawang Bertransformasi Jadi Polresta

Polres Karawang Bertransformasi Jadi Polresta

28 Juni 2026
RDP Komisi I DPRD Karawang Bersama LBH Arya Mandalika Soroti Maraknya THM Tak Berijin

RDP Komisi I DPRD Karawang Bersama LBH Arya Mandalika Soroti Maraknya THM Tak Berijin

9 Juli 2026
  • Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Hotline: 0853-2330-0808 (PIMUM)

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In