Tasikmalaya, Duta Priangan – Dalam rangka membekali para santri dengan ilmu amaliyah diniyah yang aplikatif, SD Islam Al Jamal Tasikmalaya menggelar kegiatan simulasi pengurusan jenazah sebagai pengenalan awal dalam mengurus jenazah, Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kelas yang disulap menyerupai ruang praktik, diikuti dengan penuh antusias oleh para santri kelas VI yang akan segera menyelesaikan masa belajarnya.

Simulasi ini mencakup seluruh tahapan pengurusan jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, hingga menyalatkan jenazah. Salah satu santri bahkan dengan sukarela berpura-pura menjadi jenazah untuk mendukung proses praktik berjalan nyata dan menyentuh hati.
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Wali Kelas Dinul Islam, Ustadz Nashrul Arifin, bersama asatidz lainnya. Dengan telaten, para pembimbing menjelaskan langkah-langkah syar’i dalam merawat jenazah sesuai tuntunan Islam, serta memastikan bahwa setiap santri memahami filosofi dan adab dalam menghadapi kematian.
“Kegiatan ini adalah salah satu rangkaian praktik wajib yang harus diikuti oleh setiap santri sebelum mereka lulus dari SD Islam Al Jamal,” ujar Kepala Sekolah, Uen, A.Ma., S.Pd.I., M.Pd. Ia pun menambahkan bahwa penguatan karakter dan pemahaman agama yang aplikatif menjadi ciri khas pendidikan di Al Jamal.
Simulasi ini tidak hanya memberikan pengalaman langsung kepada para santri, tetapi juga membangun rasa empati dan tanggung jawab sosial dalam menghadapi salah satu fase kehidupan yang pasti dialami setiap manusia.
Dengan kegiatan ini, SD Islam Al Jamal berharap para santri tak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh secara spiritual dan siap menjadi generasi Islam yang berakhlak mulia.








