Tasikmalaya, Duta Priangan – Tepat dihari akhir agenda pendidikan semester ganjil tahun ajaran 2023-2024, SDN 3 Sukamaju Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya, Sabtu (23/12/2023) sekaligus dengan momentum pembagian raport siswa dilaksanakan pula Gelar Karya Projek Penguatan Profile Pelajar Pancasila.(P5) mengambil tema besar ‘Kearifan Lokal’ yang memuat tiga dari enam dimensi profile pelajar Pancasila diantaranya Kreativitas, Gotongroyong, dan Kebihinekaan Global yang dikemas dalam sub tema ‘Ngabudah Kuda’ kepanjangan kata (Sunda-red) Ngamumule Budaya Daerah Kadaharan Urang Sunda yang berarti Melestarikan Budaya Daerah dan Makanan Khas Sunda. Hal demikian persis diapaprkan oleh Ketua Pelaksana Kegiatan Gelar Karya P5 SDN 3 Sukamaju pada saat penyampaian laporannya, Ibnu Kadaruloh, S.Pd yang dalam hal ini sebagai Guru Penggerak.

Dikatakan Kepala SDN 3 Sukamaju, Padil Sarjono, S.Pd, “Ini merupakan apresiasi sekolah terhadap hasil penerapan Kurikulum Merdeka dengan semangat merdeka belajar, dan itu memang sudah masuk dalam program pendidikan SDN 3 Sukamaju,” ujar Padil.

Lanjutnya, “Kegiatan ini kami programkan untuk memberikan kesempatan kepada para peserta didik agar lebih mengenal dan memahami berbagai budaya daerah dengan mengoptimalkan aset yang ada disekitar lingkungan sekolah dengan melibatkan kepemimpinan murid dan orang tua,” terang Padil.

Masih dikatakan Padil, “Selain memang ini sudah menjadi program pendidikan SDN 3 Sukamaju, disamping itu kegiatan ini pun berangkat dari keinginan dan usulan peserta didik untuk belajar membuat makanan khas juga mengenal budaya daerah, hal itu tercetus saat dilaksanakannya diskusi dalam pembelajaran di kelas,” tandasnya.
Dalam kesempatan sambutannya pula Padil menghaturkan banyak terima kasih atas sinergitas civitas akademika SDN 3 Sukamaju dengan para orang tua murid dalam hal ini melalui Paguyuban Orangtua Murid (POM) yang telah bersama-sama mengapresiasi kegiatan Gelar Karya tersebut.
Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Komite beserta jajaran Paguyuban Orangtua Murid (POM) dari tiap Kelas di SDN 3 Sukamaju beserta para orang tua murid dan hadirin tamu undangan lainnya.
Sebelum dilaksanakan gunting pita pembukaan stand makanan olahan tradisional Sunda, sebelumnya telah dilaksanakan ekspresi P5 melalui penampilan kreativitas seni yang memuat tarian dan lagu dari berbagai daerah di Nusantara.
Gayung pun bersambut baik itu dari pihak Komite Sekolah maupun dari perwakilan Paguyuban Orangtua Murid (POM) yang sama-sama mengutarakan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kesempatan tampil anak-anak mereka dan lebih didekatkan dengan makanan khas daerahnya.
Rahmat Durahmat, S.H dari pihak Komite SDN 3 Sukamaju disela kegiatan berjalam kepada Duta Priangan menyampaikan, “Kegaiatan pembelajaran seperti ini sangat tepat, karena melalui kegiatan ini sejak dini kita perkenalkan dan kita beri tahu jati dirinya sebagai orang Sunda baik itu dari segi tradisi (kultur), kesenian, juga makanannya,” tandas Durahmat.
Berita Terkait: SDN Pahlawan Tampilkan 4 Phase Gelar Karya P5
“Terutama menyangkut makanan yang sehat dan menyehatkan yang dibuat oleh orang tua kita yang bebas dari bahan pengawet, zat pewarna dan kandungan kimia lainnya. Sehingga saya berharap anak-anak kita kembali menyukai makanan khas daerah dibanding makanan instan atau siap saji yang ngetrend namanya karena datang dari luar, lebih baik bangga dengan jajanan makanan khas daerah kita (Sunda-red),” pungkas Durahmat. (AA)








