Budi Ramdhani: “Moment Tepat Menauladani Rosululloh Melalui Kesalehan Sosial”
Tasikmalaya, Duta Priangan – Walimatul waqiroh secara harfiah perjamuan untuk mengungkapkan rasa syukur setuntasnya membangun, merenovasi kemudian menempati rumah baru, sebagai bentuk tasyakur binikmah keluarga besar Budi Ramdhani ini pun menyalurkan santunan anak yatim dan kaum jompo yang dirangkaikan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriyah dengan mengundang pengisi tausyiah keagamaan oleh Ustd Itang Afandi Pimp. Majelis Ta’lim Arrahman Sukaraja Tasikmalaya yang digelar di depan kediaman Budi Ramdhani, Blok B-4 Perum Griya Indihiang Asri, Sukamajukidul, Indihiang, Kota Tasikmalaya, Sabtu malam (05/10/2024).

Sebelum masuk ke sesi khidmat Amaliah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sebelumnya dilangsungkan prosesi pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum jompo kepada warga disekitar Perum GIA (Griya Indihiang Asri) dan sekitarnya juga dari berbagai wilayah di Indihiang, adapun teknis pembagian santunan tersebut diawali do’a, tawasul dan dipandu oleh ustazd Udin Syafrudin.

Hadir pada kegiatan tersebut, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemuka agama, unsur pemerintahan RT, RW , keluarga besar Budi Ramdhani warga masyarakat Perum GIA berikut warga masyarakat sekitar serta hadirin tamu undangan lainnya.

Diawal acara sambutan dari atas nama shohibul bait yang dalam hal ini diutarakan Hasmo Didik Setiawan mengucapkan beribu terima kasih atas kehadiran undangan keluarganya yang memiliki maksud tasyakur binikmah atas tuntasnya pembangunan kediaman keluarga Budi Ramdhani yang sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema ‘Memetik Ketauladanan Rosululloh Melalui Kesalehan Sosial’ .
Asmo juga atas nama keluarga memohon maaf bila memang dalam penerimaan juga penjamuan hadirin bila masih jauh dari harapan.
“Semoga dengan digelarnya acara tasyakur binikmah tuntasnya pembangunan kediaman adik saya Budi Ramdhani mampu meningkatkan silaturahmi dan kebersamaan serta meningkatnya rasa persaudaraan dalam upaya meningkatkan sosial kemasyarakatan khususnya di lingkungan Perum GIA,” ujar Asmo sembari menyelaraskan tema besar kegiatan yakni “Memetik Tauladan Rosululloh Melalui Kesalehan Sosial’.
Sementara itu apresiasi pun disampaikan oleh tokoh masyarakat Perum GIA yang dalam hal ini disampaikan Deni Ramdani .
Deni mengutarakan rasa syukurnya jalinan silaturahmi dan kebersamaan warga lingkungan Perum GIA dalam mewujudkan sosial kemasyarakatan dan keagamaan sejauh ini berjalan baik, satu sama lain saling mendukung dalam mewujudkan segala cita-cita baik pembangunan lingkungan maupun pembangunan spiritual.
Seusai kajian ilmiah yang disampaikan segar sarat makna oleh Ustadz Itang, acara pun dilanjutkan dengan ramah tamah. (AA)






