Peserta Aksi Teriak ‘KDM Kabur’ Tolak Tanda Tangan Tuntutan Perbaikan Jalan Badami-Loji
Karawang, Duta Priangan — Momentum Peringatan HaJadi Kabupaten Karawang ke-393, Senin (14/09/2026), sempat diwarnai aksi protes warga. Kedatangan Gubernur Jawa Barat KDM (Kang Dedi Mulyadi-red) ke Sidang Paripurna DPRD Karawang justru memicu kekecewaan warga.

Sejumlah warga membentangkan tulisan dengan nada keras: “KDM KABUR! @dedimulyadi71 CUMA CARI PANGGUNG DI AKSI MASYARAKAT KARAWANG! TIDAK BERANI TANDA TANGANI TUNTUTAN RAKYAT!”
Dalam aksinya, warga menuntut Gubernur untuk segera memperbaiki Jalan Badami-Loji yang selama ini rusak parah dan menghambat aktivitas masyarakat yang dampaknya juga merosotnya perputaran roda ekonomi masyarakat. Warga bahkan meminta KDM membubuhkan tanda tangan di atas tuntutan tersebut sebagai bentuk komitmen.
Namun berdasarkan pantauan dilapangan, KDM memilih untuk tidak menandatangani tuntutan warga tersebut. Sikap itu yang kemudian memicu kemarahan warga hingga melontarkan yel-yel “KDM Kabur!”.
Padahal, wilayah Loji memiliki nilai sejarah berarti bagi Karawang. Selain sebagai akses penghubung antar desa, Loji juga menyimpan situs sejarah Karawang yang seharusnya dijaga dan dibuat mudah diakses masyarakat.
Aksi ini terjadi di tengah rangkaian HUT Karawang ke-393 dengan tema ‘Karawang Motekar: Berlari Kencang, Cetak Prestasi Gemilang’. Ironisnya, semangat “berlari kencang” itu justru berbanding terbalik dengan kondisi infrastruktur di Badami-Loji yang tak kunjung diperbaiki. Yang diartikan warga juga KDM ‘Berlari Kencang’ hindari tanggungjawabnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KDM terkait tuntutan dan penolakan tanda tangan tersebut.
Baca Juga: Gelar Sidang Paripurna dengan Tema ‘Karawang MOTEKAR: Berlari Kencang, Cetak Prestasi’
“Cuma Cari Panggung?” celetuk seorang demonstran, bahkan mereka (Demonstran-red) ‘Tuding’ KDM abaikan tuntutan perbaikan Jalan di mana kita kenal itu akses menuju Situs Sejarah Loji. (JS)






