Karawang, Duta Priangan – Semarak peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 Tahun 2026 berlangsung meriah melalui Kirab Budaya Karawang yang digelar Pemerintah Kabupaten Karawang, Jum’at (18/09/2026). Dari masing-masing wilayah kecamatan di Kabupaten Karawang.menampilkan potensi, identitas, serta cerita sejarah yang menjadi bagian dari perjalanan panjang Kabupaten Karawang.

Salah satu penampilan yang menarik perhatian yakni kontingen kirab budaya dari kecamatan yang dipimpin Adi Firmansyah, SH., PP., M.M ini mengangkat tema tentang sejarah Kerajaan Mataram “Pembangunan Pusat Logistik Perang” yang menggambarkan strategi Sultan Agung dari Kerajaan Mataram dalam mempersiapkan kekuatan untuk menghadapi VOC yang bercokol di Batavia (Sekarang Jakarta) dimana ketahanan pangan menjadi salah satu bagian penting dari strategi perang tersebut.
Hal itu digambarkan dan diangkat dalam kesempatan kirab dimaksud, dimana Karawang memiliki posisi strategis karena dikenal sebagai wilayah dengan lahan yang subur sekaligus berada di jalur menuju Batavia.
Diceritakan ribuan prajur bersama rakyat dikerahkan untuk membuka lahan, membangun saluran irigasi, serta menyiapkan lumbung-lumbung padi sebagai bagian dari sistem logistik untuk mendukung kekuatan Mataram. Pasokan beras dari wilayah Karawang diproyeksikan menjadi salah satu penopang utama kebutuhan pasukan Mataram dalam menghadapi Batavia.
Melalui tema tersebut, Kecamatan Cikampek ingin mengingatkan kembali bahwa Karawang memiliki posisi penting dalam perjalanan sejarah Nusantara, khususnya berkaitan dengan ketahanan pangan dan strategi perjuangan menghadapi kekuatan kolonial.
“Kirab budaya ini bukan hanya sekadar karnaval. Kami ingin menyampaikan pesan sejarah kepada masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa Karawang memiliki perjalanan sejarah yang panjang dan memiliki peran penting dalam perjuangan Nusantara,” demikian pesan yang disampaikan dalam semangat penampilan Kecamatan Cikampek.
Dalam pelaksanaan kirab, Kecamatan Cikampek juga membawa identitas wilayah yang berada dalam Daerah Pemilihan (Dapil) V Kabupaten Karawang, yang meliputi lima kecamatan, yakni Kecamatan Cikampek, Kotabaru, Jatisari, Tirtamulya, dan Banyusari.
Keikutsertaan wilayah tersebut menjadi bagian dari kemeriahan karnaval budaya yang menampilkan beragam potensi dan karakter masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Karawang.
Iring-iringan karnaval dimulai dengan rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepulloh, SE., bersama rombongan. Para peserta kemudian bergerak menuju Alun-Alun Karawang dengan disaksikan ribuan masyarakat yang memadati sepanjang jalur kirab.
Kehadiran masyarakat menambah semarak suasana perayaan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393. Berbagai kostum, atraksi budaya, serta kreativitas peserta menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang menyaksikan.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir jajaran Pemerintah Kecamatan Cikampek, di antaranya Sekcam Cikampek H. Ari Maulana, SKM., M.M.; Kasubag Program Aang Khoerul Hak, A.Md.Kep.; Kasi PMD H. Abdul Rochim, S.I.P.; Kasi Kesos Ade Sutardi, S.E., M.M.; Kasubag Kepegawaian Pujiyanto, SE.; Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi Rizki Makmur Ibrahim, S.Kom.; Penata Kelola Pemerintahan Firda Azijah, S.IP.; serta Reni Iryani, S.IP, serta hadir pula Jajaran Satpol PP Kecamatan Cikampek, antaralain Ade Sutarman, Suhaya, dan Wily Febriansyah.
Kirab Budaya Karawang ke-393 menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali sejarah daerah melalui pendekatan budaya. Bukan sekadar hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang edukasi sekaligus sarana memperkuat kecintaan masyarakat terhadap sejarah dan budaya Kabupaten Karawang.
Dengan mengangkat kisah Kerajaan Mataram dan pusat logistik perjuangan di Karawang, Kecamatan Cikampek turut memberikan warna tersendiri dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 tahun 2026. (JS)






