• Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Login
Duta Priangan
Advertisement
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Duta Priangan
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Penggerak Otonomi Daerah
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Darurat Corona Matikan Home Industri Berbasis Kerakyatan

Admin1 by Admin1
13 April 2020
in Ekonomi
0
Darurat Corona Matikan Home Industri Berbasis Kerakyatan
67
SHARES
129
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

“Nasib Puluhan Pedagang dan Puluhan Karyawan Sotong Goreng Putra Cikal Tasikmalaya Semakin Tidak Karuan”

Tasikmalaya, Duta Priangan –
Wabah Virus Corona atau Pandemi Covid-19 kian hari dampaknya kian meresahkan masyarakat. Bukan saja khawatir terpapar virus dimaksud, namun wabah ini telah meluluh lantahkan perekonomian masyarakat, bahkan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyebutnya Corona telah melahirkan Warga Misbar (Warga Miskin Baru).

Semenjak pemerintah telah menetapkan berbagai kebijakan mensikapi Pandemi Covid-19 baik secara nasional maupun secara kewilayahan sejak pertengahan Maret kemarin dengan himbauan DRS (Di Rumah Saja) tak terhitung warga masyarakat yang kehilangan sumber kehidupannya, dan hingga berita ini dilansir belum ada langkah jitu pihak pemerintah diberbagai tingkatan untuk menanggulangi ekonomi masyarakat merupakan sebuah penderitaan
yang berdampak yang akhir-akhir ini meresahkan warga masyarakat  berimbas pada berbagai sektor ekonomi. Tak lain yaitu unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti home industri sotong goreng di desa Sirnajaya Kecamatan Karangjaya kabupaten Tasikmalaya yang terancam gulung tikar.

Pasalnya, home industri khususnya dibudang usaha food and beverage (F&B) tersebut langsung merasakan dampak dari imbauan pemerintah yang menginstruksikan masyarakatnya untuk melakukan social distance bahkan bekerja dan belajar dari rumah, selama masa darurat Covid-19 sampai batas waktu yang tidak ditentukan, maka nasib para pengusaha, pekerja dan pedagang F&B ini tak menentu, terlebih kini sudah mau masuk dibulan kedua kondisi ekonomi kian terpuruk.

Asep Ruslan salah seorang pelaku usaha home industri Sotong Goreng dan Tahu Bulat asal Tasikmalaya sebelah timur misalnya. Sejak darurat Covid-19 diberlakukan langsung usahanya merasakan penurunan. Dengan terpaksa menarik puluhan pedagang kelilingnya yang tersebar diberbagai kota besar terlebih yang masuk dalam kategori zona merah.

Para pekerja pun secara berangsur dihentikan dari aktivitas produksinya, bahkan hingga berita ini dilansir Asep pun sudah mulai memberhentikan cabang home industri kue sotongnya dan dipastikan bila kondisi Covid-19 malah kian buruk maka sektor usaha ekonomi kreatif yang sudah dibinanya beberapa tahun silam ini akan terancam bangkrut.

“Dampak dari corona ini sangat dahsyat membunuh usaha kami. Puluhan pedagang, puluhan pekerja produksi terpaksa kehilangan pendapatan sebagai mata pencaharian. Dua minggu pertama mereka mungkin masih belum merasakan dampak ekonominya, karena masih punya tabungan dari sisa penghasilan sebelumnya. Namun di dua minggu selanjutnya kami sudah merasakan kesulitan, terlebih mendengar kabar darurat corona akan kembali diperpanjang bahkan di kota-kota besar mulai diberlakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), Hal ini sudah dipastikan akan membunuh ekonomi kami akibat tidak ada solusi,” terang Asep.

“Maka dari itu, kami meminta pihak pemerintah setempat khususnya dapat segera memberikan solusi yang terbaik agar warga masyarakat bisa bertahan hidup, terlebih tak lama lagi akan memasuki Bulan Suci Ramadhan.” pungkas Asep. (Abi)

Tags: Covid-19Darurat CoronaDesa SirnajayaKabupaten TasikmalayaKecamatan Karangjaya
Previous Post

Jabar Perpanjang Home Learning Hingga 27 April

Next Post

Wanita Hamil Penjual Miras di Tasikmalaya Digelandang Polisi

Next Post
Wanita Hamil Penjual Miras di Tasikmalaya  Digelandang Polisi

Wanita Hamil Penjual Miras di Tasikmalaya Digelandang Polisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

Berita Populer

H. Denny Romdony: Alasan Efisiensi Apa Ogah Mikir? Hingga TPP ASN Kota Tasikmalaya Disunat 40%
Sosial Politik

H. Denny Romdony: Alasan Efisiensi Apa Ogah Mikir? Hingga TPP ASN Kota Tasikmalaya Disunat 40%

by Admin1
30 Juli 2026
0

"TPP Itu Jangan Dijadikan Sebagai Pos Yang Paling Gampang Dipotong" Tasikmalaya, Duta Priangan  — Di tengah sorotan krisis fiskal dan...

Read more
Heboh ‘Harim Laut’ di Bibir Pantai Madasari Diduga Kuat Dijual Belikan Oknum Aparat Setempat

Heboh ‘Harim Laut’ di Bibir Pantai Madasari Diduga Kuat Dijual Belikan Oknum Aparat Setempat

4 Agustus 2026
Duet Gina – OMR Mulai Diperbincangkan Untuk Pimpin Karawang Kedepan

Duet Gina – OMR Mulai Diperbincangkan Untuk Pimpin Karawang Kedepan

28 Juli 2026
Pengurus Ranting PGRI Se-Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya Resmi Dilantik‎

Pengurus Ranting PGRI Se-Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya Resmi Dilantik‎

26 Agustus 2026
Kwarran Indihiang Gelar Upacara Peringatan HUT Gerakan Pramuka Ke-65

Kwarran Indihiang Gelar Upacara Peringatan HUT Gerakan Pramuka Ke-65

14 Agustus 2026
  • Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Hotline: 0853-2330-0808 (PIMUM)

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In