• Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Senin, Mei 25, 2026
Duta Priangan
Advertisement
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Duta Priangan
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Penggerak Otonomi Daerah
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dengan Perda Pendidikan Keagamaan, Pesantren Salafiyah Ngak Yatim Piatu Lagi

myadmin by myadmin
30 Mei 2019
in Pendidikan
0
Dengan Perda Pendidikan Keagamaan, Pesantren Salafiyah Ngak Yatim Piatu Lagi
33
SHARES
64
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Cirebon, Duta Priangan  – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berpandangan santri salafiyah perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah termasuk bantuan infrastruktur pesantrennya.

Menurutnya, di Jawa Barat khususnya perdesaan, masih banyak santri salafiyah, dimana para santri belajar di pesantren yang identik dengan mempelajari kitab-kitab kuning.

Uu menyebut, santri salafiyah selama ini ‘Yatim Piatu’ karena kesulitan mengakses dana ke Dinas Pendidikan karena kategorinya bukan siswa sekolah formal seperti SD, SMP, SMA/SMK. Begitupun ketika mencoba akses ke Kementerian Agama, pesantren salafiyah juga kesulitan karena bukan Tsanawiyah atau Aliyah.

“Kenapa santri salafiyah perlu dibantu karena mereka yatim piatu dalam pembiayaan. Ke Dinas Pendidikan tidak masuk karena bukan siswa SD, SMP, SMU. Ke Kemenag juga tidak masuk karena bukan murid Tsanawiyah, Aliyah. Artinya dia tidak dapat BOS dari dua lembaga negara tersebut,” terang Uu saat ditemui usai Safari Ramadan di Masjid Agung Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (24/5/19).

“Untuk itu,” lanjut Uu, “Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat memprakarsai Peraturan Daerah tentang Pendidikan Keagamaan. Dengan Perda tersebut, santri salafiyah akan mudah mendapatkan bantuan karena sudah memiliki dasar hukum. Saat ini Perda Pendidikan Keagamaan sedang digodok di DPRD Jabar,” jelas Uu.

“Mereka (santri salafiyah) harus ada perhatian khusus dari kami. Mudah-mudahan dengan selesainya perda tentang (pendidikan) keagamaan yang kini sedang digodok di DPRD, santri salafiyah akan tercover menerima bantuan seperti halnya siswa lembaga pendidikan lainnya,” ungkap Uu. Sementara itu dalam Safari Ramadan, Wagub Uu menyerahkan santunan kepada santri salafiyah di wilayah Sumber dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat. Para kaum duafa, anak yatim piatu menerima, bahkan DKM masjid pun menerima bantuan. (bkrd)

Tags: Perda KeagamaanProvinsi JabarSantri Salafiyah
Previous Post

Taryan Realisasikan Dana Desa Untuk Tingkatkan Kualitas Lapang Desa Kalapa Sawit

Next Post

Pemdaprov Jabar Raih WTP Kedelapan Kalinya

Next Post
Pemdaprov Jabar Raih WTP Kedelapan Kalinya

Pemdaprov Jabar Raih WTP Kedelapan Kalinya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

Berita Populer

Oknum Kades Berprestasi di Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Tersandung Hukum Pungli Banprov di Ciamis
Hukum

Oknum Kades Berprestasi di Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Tersandung Hukum Pungli Banprov di Ciamis

by Admin1
16 April 2026
0

"Jaringan Pengutip Dana Banprov Bagi Desa Berprestasi di Jabar Terindikasi Terorganisir, APH Akan Kembang Lanjut" Tasikmalaya, Duta Priangan - Perkembangan...

Read more
Jelang Tahun Ajaran 2026/2027, FOSSMA Kota Tasikmalaya Ajukan Empat Tuntutan Utama Berikut Teken MoU

Jelang Tahun Ajaran 2026/2027, FOSSMA Kota Tasikmalaya Ajukan Empat Tuntutan Utama Berikut Teken MoU

19 Mei 2026
Kunjungan Anggota FOSSMA Disambut Hangat Ketua Umum DKM Mesjid Agung Kota Tasikmalaya

Kunjungan Anggota FOSSMA Disambut Hangat Ketua Umum DKM Mesjid Agung Kota Tasikmalaya

22 Mei 2026
Peringati Hardiknas 2026, PGRI Kecamatan Indihiang Gelar Baksos Donor Darah

Peringati Hardiknas 2026, PGRI Kecamatan Indihiang Gelar Baksos Donor Darah

4 Mei 2026
KDM Canangkan Karnaval Binokasih Sebagai Agenda Tahunan Jawa Barat

KDM Canangkan Karnaval Binokasih Sebagai Agenda Tahunan Jawa Barat

30 April 2026
  • Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Hotline: 0853-2330-0808 (PIMUM)

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In