• Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Sabtu, Maret 14, 2026
Duta Priangan
Advertisement
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Duta Priangan
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Penggerak Otonomi Daerah
No Result
View All Result
Home Otonomi Daerah

Jabar Gaet Euwellee Atasi Sampah

myadmin by myadmin
24 Maret 2021
in Otonomi Daerah
0
Jabar Gaet Euwellee Atasi Sampah
37
SHARES
71
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Ridwan Kamil: “TPPAS Lulut Nambo Ditargetkan Mulai Beroperasi Akhir ini”

Bandung, Duta Priangan – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menargetkan pengolahan sampah menjadi energi di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo dapat beroperasi pada akhir 2021. 

Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil mengatakan, target tersebut ditetapkan setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggandeng perusahaan asal Jerman EUWELLE Environmental Technology GmbH untuk mengembangkan TPPAS Lulut Nambo.

“Hari ini sudah diumumkan prosesi kerja sama, maka saya ingin langsung kerja. Saya titip akhir tahun ini sudah dipakai minimal tahap 1 dan full-nya tahun depan,” kata Ridwan Kamil, dalam JAPRI (Jabar Punya Informasi) di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (23/03/2021). 

Ridwan Kamil berkeyakinan bahwa dengan menggandeng investor dari Jerman untuk mengembangkan TPPAS Lulut Nambo merupakan sesuatu yang cocok karena mereka memilki proyek yang banyak, sehingga kita lebih reugreug (aman) ini bisa berjalan sesuai waktu.

“Pemilihan investor TPPAS Lulut Nambo melalui proses lelang yang komprehensif dan adil. EUWELLE pun sudah memenuhi syarat yang dibuat. Mulai dari teknologi sampai kondisi finansial. Dari sisi cost, sangat rasionable, sehingga beban tipping fee ke kabupaten/kota tidak terlalu besar. Oleh karena itu saya harapkan lancar,” ucapnya. 

Ridwan Kamil menegaskan bahwa  pengelolaan sampah harus dijadikan sesuatu yang bermanfaat, sehingga akan dikenal sebagai provinsi yang ramah lingkungan dan semua yang dilakukan serta terselesaikan menjadi lebih terukur.

“Sampah yang masuk TPPAS Lulut Nambo dari wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan Tangerang Selatan, rencananya akan diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), biogas, kompos, dan produk energi dari sampah lainnya,” tuturnya.

TPPAS Lulut Nambo memiliki luas sekitar 55 hektare. 15 hektare di antaranya akan digunakan sebagai tempat pemrosesan dan pengolahan sampah dan sisanya akan dibangun jalan, tempat pengolahan air, dan perkantoran. 

Ridwan Kamil menambahkan, sampah dari wilayah Bandung Raya, akan dikelola TPPAS Legok Nangka, dan untuk daerah lain sedang disiapkan, seperti Ciayumajakuning satu lokasi, Bekasi-Bekasi-Karawang-Purwakarta satu lokasi. 

“Jadi minimal kita butuh tiga sampai empat proyek skala besar sehingga Jabar dikenal provinsi yang ramah lingkungan,” pungkasnya.

Sementara itu, Vice President EUWELLE Yao Li menyatakan, pihaknya berkomitmen menjadikan TPPAS Lulut Nambo sebagai tolok ukur pengolahan sampah menjadi energi yang berkualitas. 

“Kami bangga mendapatkan persetujuan ini. teknologi ini (yang akan digunakan) sudah didemonstrasikan di Jerman, Perancis, Cina dan Thailand. Euwelle berkomitmen menjadikan TPPAS ini sebagai benchmark project yang berkualitas, terima kasih atas kepercayaannya,” ujarnya. (AP)

Tags: Jabar-JermanRidwan kamilTPPAS Lulut Nambo
Previous Post

Meski Pandemi, Pengusaha Kolang Kaling Tasikmalaya Kewalahan Jelang Ramadhan

Next Post

Desa Pasirmukti Cineam Tasikmalaya Lakukan Uji Seleksi Bagi Calon Perangkat Desanya

Next Post
Desa Pasirmukti Cineam Tasikmalaya Lakukan Uji Seleksi Bagi Calon Perangkat Desanya

Desa Pasirmukti Cineam Tasikmalaya Lakukan Uji Seleksi Bagi Calon Perangkat Desanya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

Berita Populer

‘Benang Kusut’ Uang Kadeudeuh Purnabakti ASN Karawang Nampak Mulai Menemukan Benang Merahnya
Perhelatan & Peristiwa

‘Benang Kusut’ Uang Kadeudeuh Purnabakti ASN Karawang Nampak Mulai Menemukan Benang Merahnya

by Admin1
27 Februari 2026
0

Karawang, Duta Priangan - Pencairan uang kadedeuh yang sudah lama di nanti-natikan para pensiunan ASN Kabupaten Karawang kini mulai menemui...

Read more
H. Wahyu Resmi Dianugerahi Gelar Raden Oleh Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon

H. Wahyu Resmi Dianugerahi Gelar Raden Oleh Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon

17 Februari 2026
Berkolaborasi Dengan Pramuka Kampus, Pangkalan SDN Margamulya Gelar Penjelajahan Model Outdoor Learning 2026

Berkolaborasi Dengan Pramuka Kampus, Pangkalan SDN Margamulya Gelar Penjelajahan Model Outdoor Learning 2026

15 Februari 2026
Gaet Pemkot Tasikmalaya, BPJS Kesehatan KC Tasikmalaya Sosialisasikan Reaktivasi PBI JK

Gaet Pemkot Tasikmalaya, BPJS Kesehatan KC Tasikmalaya Sosialisasikan Reaktivasi PBI JK

3 Maret 2026
RSMK Tasikmalaya Gelar Buka Bersama dan Santuni Kaum Dhuafa

RSMK Tasikmalaya Gelar Buka Bersama dan Santuni Kaum Dhuafa

7 Maret 2026
  • Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Hotline: 0853-2330-0808 (PIMUM)

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In