• Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Selasa, Mei 12, 2026
Duta Priangan
Advertisement
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Duta Priangan
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita
No Result
View All Result
Penggerak Otonomi Daerah
No Result
View All Result
Home Seni Budaya

Nanang Sos, Khawatir Basa Sunda Dianggap Asing Oleh Orang Sunda Sendiri

Admin1 by Admin1
31 Oktober 2018
in Seni Budaya
5
Nanang Sos, Khawatir Basa Sunda Dianggap Asing Oleh Orang Sunda Sendiri
481
SHARES
875
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Tasikmalaya, Duta Priangan – Sebuah kekhawatiran beralasan tersebut, muncul dari salah seorang alumni Sekolah Kesenian Sunda SMKI Bandung, Nanang Sos demikian sapaan akrab dari Nanang Somadisastra S.Pd., M.Pd yang kini bertugas definitip selaku Guru Seni Budaya di SMA Negeri 2 Tasikmalaya, dan pria jangkis ini pun aktif banyak menulis Buku Berbahasa Sunda dan telah berhasil menerbitkan beberapa judul buku dalam bentuk; Kumpulan Carpon, Kumpulan Sajak Sunda, Kumpulan Heureuy Sunda, dan artikel Sunda lainnya.

Nanang yang aktif juga dalam berbagai Wadah Budaya Sunda ini, saat ditemui disela kesibukannya kepada Duta Priangan menyampaikan sebuah kekhawatirannya sebagaimana dijadikan judul diatas.

“Hal ini memperhatikan apabila pesatnya Teknologi Informatika tidak diimbangi dengan perkembangan moralitas dan kesiapan mentalitas anak-anak maka luntur pulalah karakter bangsa sebenarnya. Jujur saja, semua pihak sudah melihat generasi milenial sekarang waktunya habis dibagi seolah hidupnya sudah enjoy di Dunia Maya atau internet,” ujar Nanang.

Masih dikatakan Nanang, “Maka, saya menulis buku berbahasa Sunda ini memiliki misi sebenarnya untuk memupus sebuah ketakutan Bahasa Sunda dianggap asing oleh orang Sunda sendiri,” jelasnya.

“Bagaimana kekhawatiran tersebut tidak terlanjur terbukti, dan memang kondisi ini belum terlambat,” lanjut Nanang, “Maka langkah konkrit agar Basa dan Budaya Sunda tetap lestari dan dicintai oleh orang Sundanya sendiri, harus ada usaha dan niat yang tulus dari semua pihak, setiap stake holder, terutama para pemangku kebijakan untuk ikut peduli dan jangan memandang sebelah mata, caranya serius dan lebih giat lagi menggalakan, mempromosikan kepada masyarakat Sunda secara luas betapa pentingnya melestarikan Bahasa, Budaya Sunda.” Beber Nanang.

“Budaya membaca sudah berkurang, apalagi minat membaca buku yg berbahasa Sunda. Jangan juga kita menyalahkan derasnya arus teknologi, mungkin dikarenakan buku sebagai bahan bacaannya atau literaturnya yang masih minim baik dari kuantitas yang mampu menyuguhkan banyak pilhan, atau memang dari kualitas yang akan menjadi magnet minat baca anak-anak kita.” Pungkas Nanang sembari menunjukan buku Berbahasa Sunda terbitan terbarunya. (AA)

Tags: bahasa sundaBerita seni budayabudaya sunda
Previous Post

Kelola Keuangan Sekolah, Guru di Jabar Akan Didampingi Jaksa

Next Post

Pemprov. Jabar Tunjuk Sekda Kab. Cirebon Selaku Plh. Bupati

Next Post

Pemprov. Jabar Tunjuk Sekda Kab. Cirebon Selaku Plh. Bupati

Comments 5

  1. Mae says:
    8 tahun ago

    Alhamdulillah masih aya keneh nu mikahariwang,mikamelang kana nanjeurna basa sunda. Mudah2n rahayat nu aya di tatar sunda tiasa sasarengan mirosea basa sunda.

    Balas
    • jamesbidin says:
      8 tahun ago

      sip, se 7

      Balas
  2. yoyo wahyo S.Pd. M.M.Pd. says:
    8 tahun ago

    Ships kanggo Pak Nanang Sos. M.Pd. mudah-mudahan sagala upayana berhasil terutama kanggo diri urang umumna kanggo generasi anu masih ngarora keneh.

    Balas
  3. Koko Koseara says:
    8 tahun ago

    Hanjakal pisan, wartana ngangge basa Indo, matak naon atuh wartana oge ku basa Sunda? Ngawaler wartawan ge atuh ku basa Sunda, t kenging ku basa Indonesia……kitu mamawi, Gan? Hptn ah, hahaha!

    Balas
    • myadmin says:
      7 tahun ago

      Mangga nyanggakeun ka pun lanceuk, Kang Nanag Sos, kedah payus rupina mah kana nami Duta Priangan kedah aya rubik khusus Bahasa Sunda, sakali deui mangga urang sanggakeun kanu akhlina, he he

      Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

Berita Populer

Oknum Kades Berprestasi di Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Tersandung Hukum Pungli Banprov di Ciamis
Hukum

Oknum Kades Berprestasi di Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Tersandung Hukum Pungli Banprov di Ciamis

by Admin1
16 April 2026
0

"Jaringan Pengutip Dana Banprov Bagi Desa Berprestasi di Jabar Terindikasi Terorganisir, APH Akan Kembang Lanjut" Tasikmalaya, Duta Priangan - Perkembangan...

Read more
MKKS SLB Kabupaten Ciamis Sukses Gelar FLS3N Tahun 2026

MKKS SLB Kabupaten Ciamis Sukses Gelar FLS3N Tahun 2026

15 April 2026
Peringati Hardiknas 2026, PGRI Kecamatan Indihiang Gelar Baksos Donor Darah

Peringati Hardiknas 2026, PGRI Kecamatan Indihiang Gelar Baksos Donor Darah

4 Mei 2026
KDM Canangkan Karnaval Binokasih Sebagai Agenda Tahunan Jawa Barat

KDM Canangkan Karnaval Binokasih Sebagai Agenda Tahunan Jawa Barat

30 April 2026
Pekan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar Tingkat Kecamatan Tawang 2026 Resmi Dibuka

Pekan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar Tingkat Kecamatan Tawang 2026 Resmi Dibuka

14 April 2026
  • Redaksi Box
  • Tentang Kami
  • Pedoman Jurnalistik
Hotline: 0853-2330-0808 (PIMUM)

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosial Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Otonomi Daerah
  • Ragam Berita

© 2019 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegthem by YMProject.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In