Ciamis, Duta Priangan – SMKS (Industri Pengunggasan Panjalu) IPP CIAMIS yang berdomisili di Jalan Wangsa Yudha No 18 Desa Kertamandala, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis kini tengah menggenjot program revitalisasi dari direktorat PSMK Kemendikdasmen RI.

Dengan total anggaran 510.125,000 juta rupiah ini dikerjakan secara swakelola selama 84 hari kerja mencakup 4 (Empat) ruang kelas belajar. Demikian hal tersebut dipaparkan Jeje selaku Ketua Tim Pelaksana pekerjaan yang semuanya mempekerjakan 12 orang yang dapat diandalkan dan memiliki pengalaman dalam hal pengerjaan konstruksi.

Sosok Ketua Komite SMK IPP Panjalu Ciamis, Aceng Sarifudin, A.Md.Kom.,S.Sos.,S.IP
“Harapan kami dengan adanya program revitalisasi di SMK IPP ini, bukan hanya memperbaiki sarana dan prasarana sekolah, tetapi juga menjadi langkah besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi peserta didik. Kami ingin lulusan SMK Industri Perunggasan Panjalu benar-benar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri, khususnya di bidang agribisnis ternak unggas, ” ujar Jeje.
Lanjuta dia, Visinya ke depan adalah menjadikan SMK Industri Perunggasan Panjalu sebagai sekolah yang unggul, adaptif, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, serta memiliki daya saing. Sedangkan misi kami adalah terus meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik, memperkuat kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, mengembangkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, serta memanfaatkan sarana revitalisasi secara optimal dan berkelanjutan.
“Dengan adanya bantuan fisik revitalisasi ini kami berharap akan menjadi awal dari perubahan yang lebih besar. Bukan hanya sekolahnya yang semakin baik secara fisik, tetapi juga kualitas peserta didik, budaya sekolah, prestasi, dan kontribusi sekolah terhadap masyarakat serta dunia industri semakin meningkat.” pungkas Jeje.
Ditempat terpisah, Ketua Komite SMK IPP, Aceng Sarifudin, A.Md.Kom.,S.Sos.,S.IP kepada Duta Priangan mengatakan, Dengan diterimanya bantuan program Revitalisasi ABT (Anggaran Belanja Tambahan) Tahun 2026 di SMK IPP (Industri Perunggasan Panjalu) Ciamis, pihak Ketua Komite Sekolah memiliki sejumlah harapan besar terkait optimalisasi bantuan tersebut, diantaranya peningkatan fasilitas diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan kompetensi para siswa,.kemudian peningkatan fasilitas ini harus berbanding lurus dengan Minat siswa di bidang Perunggasan.
Masih diutarakan Aceng, Lulusan SMK IPP dapat langsung terserap di DUDIKA (Dunia Usaha dan Dunia Kerja) atau mampu membuka lapangan kerja secara mandiri sebagai pengusaha muda di bidang perunggasan.
“Momentum revitalisasi ini untuk mempererat dukungan dari orang tua siswa melalui komite sekolah serta memperluas kemitraan strategi dengan berbagai perusahaan/asosiasi industri perunggasan seperti GOPAN dan mitra industri lainnya.” tandasnya. (Ronggala)





